Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 25 Agu 2023 10:14 WITA ·

Pemprov NTT Gagalkan Siswa Kota Kupang Ikut O2SN


Keterangan Foto : Dumul djami
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Perbesar

Keterangan Foto : Dumul djami Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang

Kupang, Sulutnews.com – Impian siswa SD dan SMP di Kota Kupang untuk mengukir prestasi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2023 tak terwujudkan. Kepala Dinas P dan K Kota Kupang, Dumuliahi Djami pun melayangkan protesnya.

Gagalnya para siswa mengikuti O2SN lantaran Pemprov NTT melalui Dinas P dan K tidak melakukan seleksi di tingkat provinsi. Para siswa yang dibawa ke ajang O2SN hanya ditunjuk. “Jadi bukan figth seperti di karate itu. Nanti oleh provinsi itu ditunjuk, lalu nanti ditunjuk seperti kabupaten A ikut cabor ini, kabupaten B ikut cabor ini, itu tidak bisa begitu,” kata Dumul saat ditemui Sulutnews.com, Jumat (25/8/2023).

Dumul menilai ada hal yang kurang baik dalam mempersiapkan atlet oleh Pemprov NTT. Menurutnya, dengan menggunakan sistem penunjukan maka merugikan anak didik yang sedang bersemangat untuk bersaing sehat untuk bisa mewakili NTT.

Dengan sistem penunjukan maka para atlet potensial bisa saja tidak dipilih. Sebaliknya atlet dipilih hanya karena unsur kedekatan.

Khusus di Kota Kupang, Dinas P dan K Kota Kupang telah melakukan seleksi di tingkat kecamatan dan menemukan para atlet yang bisa mewakili Kota Kupang guna mengikuti seleksi di tingkat provinsi. “Jujur yah, Kota Kupang ini siap betul. Jadi kita minta untuk diseleksi, jangan ditunjuk,” katanya.

Ia menambahkan, dengan sistem penunjukan dan tidak melalui seleksi yang benar, maka NTT tidak bisa meraih prestasi di ajang O2SN.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,211 kali

Baca Lainnya

1.608 Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Lulus di Unsrat, Masih Buka Gelombang II Untuk 28 Prodi di 8 Fakultas Kouta 1.318 Maba

16 Juli 2026 - 23:29 WITA

Jangan Biarkan Hak Orang Tua Terkekang dalam Pengadaan Seragam

16 Juli 2026 - 20:38 WITA

Pelaksanaan MPLS di SMA dan SMK Negeri dan Swasta di Tomohon dan Minahasa Lancar Hari Kedua

14 Juli 2026 - 23:14 WITA

Unsrat Akan Umumkan Hasil Ujian Ribuan Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Rabu 15 Juli 2026

14 Juli 2026 - 22:09 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh : Pelaksanaan MPLS Hari Pertama Lancar Murid Sangat Antusias, Murid ADEM dari 3T Senang Ikut MPLS

13 Juli 2026 - 23:52 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien: Pelaksanaan MPLS Ramah Mulai 13 Juli Jangan Ada Kekerasan, Kadis Dikda Semua Sekolah SMA/SMK Ikut Juknis MPLS

11 Juli 2026 - 23:00 WITA

Trending di Manado