Manado, Sulutnews.com – Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut Febry Dien ST.M.Inf.Tech. (MAN) minta semua jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sulut dan Kabupaten dan Kota turun berpartisipasi dan memantau mengawasi langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) yang akan dimulai Senin 13 Juli hinga Jumat 17 Juli 2026 dilingkungan sekolah agar benar benar berjalan baik sesuai peraturan Mendikdasmen No 12 Tahun 2026.
” Kami sebagai perwakilan Kemendikdasmen berharap pelaksanaan MPLS Ramah 2026 dilingkungan sekolah di Sulut itu benar benar Ramah murid, lingkungan dan ramah biaya dan aman nyaman tanpa kekerasan dan bullyng ” kata Febry Dien kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Sabtu (11/7/26) di Manado.
Dikatakan melaksanakan MPLS RAMAH Tahun Ajaran 2026/2027 perlu kolaborasi dan kerjasama semua pihak Dinas Pendidikan Provinsi dan 15 Kabupaten Kota serta seluruh Kepsek .Karena dengan adanya kolaborasi pasti MPLS berjalan baik.
Febry mengajak untuk sambut MPLS hari pertama sekolah dengan semangat, ramah, aman, dan menyenangkan. Dan secara bersama kita ciptakan Sekolah dengan Ramah murid, Ramah Lingkungan dan Ramah Biaya dan hari Baru, Aman dan Nyaman bagi Murid” Ini harus menjadi perhatian semua jajaran pendidikan di Sulut” kata Febry Dien kandidat Doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat Manado. Dalam MPLS jelas anti kekerasan , bullyng dan bentuk bentuk pelangaran lainya. Kita lakukan MPLS Ramah dan kita harus bentuk karakter murid sejak masuk sekolah hari pertama.
Febry Dien juga berharap semua bapak/ibu dan jajaran pendidikan untuk dapat sebarkan ke grup-grup secara masif sebelum pelaksanaan MPLS RAMAH Tahun Ajaran 2026/2027
Tanggal 13 Juli 2026, ambil andil dalam peran menyukseskan Program prioritas MPLS di lingkungan SD hinga SMA dan SMK.
Semua SMS/ SMK Ikut Juknis
Sementara itu Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si secara terpisah kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Sabtu (11/7/26) mengatakan, semua SMA dan SMK ikut juknis dan Peraturan Mendikdasmen serta surat edaran dari Dikda dalam melaksanakan MPLS Senin 13 Juli hinga 17 Juli.
Dikda Sulut wujudkan MPLS Ramah dilingkungan di sekitar 462 SMA dan SMK serta SLB Negeri serta Swasta yang tersebar di 15 Kabupaten dan Kota. Ramah dari kekerasan dan bullyng serta perpeloncoan tidak ada dan kita hindari.” Saya optimis semua satuan pendidikan akan ikut juknis dan aturan yang ada” ujar Femmy Suluh.
Sejumlah Kepsek Siap Laksanakan MPLS
Sejumlah Kepsek SMA dan SMK kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Sabtu (11/7/26) mengatakan sudah siap melaksanakan MPLS Ramah mulai Senin 13 hinga 17 Juli 2026 sesuai aturan yang ada.

Foto – Kadis Dikda Sulut Dr Femmy J. Suluh M.Si
Hal itu dikatakan Kepsek SMA Negeri 7 Manado Dr Willem Rawung SS.MM, Kepsek SMA Negeri 2 Bitung Maxy Awondatu S.Pd M.Pd, dan Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adywisna S.Pd.MM serta Kepsek SMK Negeri SMK Negeri 1 Tondano Maxy Tulung S.Pd dan Kepsek SMK Negeri 1 Bitung Drs Christo Lewan.
Menurut mereka MPLS itu sangat baik karena itu kita siap laksanakan sesuai aturan yang ada. Terutama MPLS Ramah murid, lingkungan dan biaya. ” Kami anti kekerasan dan bullyng serta tidak akan ada perpeloncoan” kata Kepsek SMA Negeri 7 Manado Willem Rawung. Begitu juga dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Tondano Maxy Tulung. Semua aturan Kemendikdasmen dan surat edaran Dikda sudah dipelajari bahwa MPLS Ramah itu anti kekerasan dan bullyng. MPLS untuk pengenalan lingkungan sekolah dan untuk pembentukan karakter murid jadi sangat baik. Semua Sekolah sudah lakukan pra MPLS pekan lalu. (Fanny)





