Menu

Mode Gelap
Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON STOP PRESS Wartawan Sulutnews.com “ILPI TARMAWAN”

NTT · 14 Des 2024 23:50 WIB ·

Pemerintahan Desa Sanggaoen Didominasi Kerabat, Lima Unit Traktor Dibeli Menggunakan Dana Desa


Pemerintahan Desa Sanggaoen Didominasi Kerabat, Lima Unit Traktor Dibeli Menggunakan Dana Desa Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pemerintahan Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, menjadi sorotan publik setelah laporan mengungkap mayoritas aparat desa berasal dari kalangan kerabat dan perangkat kepala desa, Mateos Bailao. Selain itu, lima unit traktor yang dibeli menggunakan Dana Desa tahun 2024 juga menjadi perhatian.

Berdasarkan data yang diperoleh, penerima traktor tersebut sebagian besar merupakan aparat desa, di antaranya:
1. Joel Modokh, Kepala Dusun Takai
2. Meska Bolla, Kepala Dusun Ne’e
3. Jefri Bolla, Kepala Dusun Ne’e Mo’o
4. Yusup Bailao, Manaleo Modok
5. Johanis Kiak, Ketua BUMDes

Saat dikonfirmasi media pada Sabtu,14 Desember 2024, Kepala Desa Sanggaoen, Mateos Bailao, membenarkan pembelian lima unit traktor tersebut. Ia menjelaskan bahwa dana desa digunakan untuk membeli traktor yang kemudian diserahkan kepada Ketua BUMDes untuk disewakan kepada masyarakat.

“Iya, saya beli traktor lima unit pakai dana desa, tapi traktor tersebut saya serahkan ke Ketua BUMDes untuk bagi kasih masyarakat yang menyewa. Jadi, untuk masyarakat yang menyewa itu per tahun satu traktor, masyarakat setor atau bayar ke BUMDes desa sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah. Jadi tidak ada masalah. Untuk Dana Desa Sanggaoen tahun anggaran 2024, baik pekerjaan fisik maupun nonfisik, juga tidak ada masalah,” kata Mateos Bailao.

Meskipun Kepala Desa menyatakan penggunaan Dana Desa telah sesuai prosedur, penyerahan traktor kepada kerabat dan perangkat desa menuai kritik karena dianggap menguntungkan pihak tertentu. Beberapa warga menilai bahwa pembagian aset desa seharusnya dilakukan secara adil dan transparan untuk mendorong kesejahteraan seluruh masyarakat desa.

Polemik ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan Dana Desa agar benar-benar bermanfaat bagi kepentingan bersama tanpa adanya dugaan praktik nepotisme.

Reporter: Dance Henuk

Artikel ini telah dibaca 1,419 kali

Baca Lainnya

Kasus Pelemparan, Penganiayaan, dan Ancaman Pembunuhan Terhadap Anak di Rote Ndao: Laporan Polisi Mengungkap Detail Kejadian

15 Desember 2025 - 01:05 WIB

Ketidak Terbukaan Pengelolaan Anggaran Media di Rote Ndao Jadi Sorotan: BPK RI Didorong Lakukan Audit

15 Desember 2025 - 00:58 WIB

Gubernur NTT Melky Laka Lena Hadiri Rakor Sinergi Pembangunan : Beta NTT Manis dan Bae, Baku Sayang–Baku Jaga, Ayo Bangun NTT

14 Desember 2025 - 18:23 WIB

Terkait Pelemparan Motor, Orang Tua Korban Meminta Kapolsek Rote Barat Daya Tangkap Pelaku Yang Identitasnya Sudah Diketahui

14 Desember 2025 - 16:09 WIB

Gubernur NTT Buka Pertemuan Diaspora: Satukan Energi untuk Kemajuan NTT yang Inklusif

14 Desember 2025 - 06:16 WIB

Orang Tua Korban Minta Polsek RBD Tangkap Pelaku Lempar Motor dan Penganiayaan: Jangan Tebang Pilih – Hukum Harus Tegak

13 Desember 2025 - 23:44 WIB

Trending di NTT