Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 3 Agu 2023 12:44 WITA ·

Pameran Museum Keliling di Kabupaten Rote Ndao Pamerkan 236 Koleksi Museum NTT


Pameran Museum Keliling di Kabupaten Rote Ndao Pamerkan 236 Koleksi Museum NTT Perbesar

ROTE NDAO,Sulutnews.com – Museum Daerah Provinsi NTT memiliki 7.465 koleksi dan sebanyak 236 Koleksi dipamerkan pada Pameran Museum Keliling di Kabupaten Rote Ndao, 60 persen koleksi berasal dari Kabupaten Rote Ndao dan 40 persen koleksi berasal dari beberapa Kabupaten/Kota di NTT.

Kegiatan Pameran Museum Keliling ini bertemakan dari Rote Ndao untuk NTT yang Bermartabat berlangsung dari 1 – 4 Agustus 2023.

Kepala UPTD Museum Daerah Provinsi NTT (Aplinuksi Meximus A. Asamani, S.Sos, M.Si) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi museum dalam mengkomunikasikan benda-benda koleksi dan nilai budayanya kepada masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk kreatif Museum NTT.

”Kata Kepala UPTD Museum Daerah Provinsi NTT (Aplinuksi Meximus A. Asamani, S.Sos, M.Si), museum itu tempat yang menyimpan peninggalan benda bersejarah. Yang mana peninggalan itu memiliki nilai budaya dan histori tinggi. Dan, itu merupakan bagian dari jati diri bangsa dan masyarakat NTT lebih khususnya di Kabupaten Rote ndao.
Kita ingin mengenalkan pada masyarakat bahwa museum ada peninggalan-peninggalan. Kita bisa mengambil pelajaran. Tentu saja, museum ini harapannya, karena masyarakat ingin mengenal, mengetahui, ingin mengambil pelajaran maka mau berkunjung ke museum.

Menurutnya, dengan kegiatan ini, mengenalkan peninggalan masa lalu. “Harapannya, masyarakat menyadari adanya museum dan mengunjunginya sebagai wujud pengenalan sejarah, sehingga masyarakat yang peduli museum, nanti bisa berkunjung ke museum, belajar dan rekreasi di Museum NTT, Kalau ingin tahu berarti harus ke Museum NTT” ujarnya.

Ada pengunjung mengaku, kegiatan tersebut merupakan hal spektakuler, seperti adanya koleksi museum ini dapat mengetahui banyak wawasan di museum.
“Yang paling berkesan saya lihat ada Kain Tenun Asli Rote ndao, itu menurut saya yang paling berkesan dan masih ada banyak koleksi lainnya yang ditampilkan dalam pameran ini. Harapannya, ternyata museumnya banyak menyimpan sejarah,” dan mengajak generasi milenial masa kini untuk berkunjung ke Pameran Museum Keliling di Auditorium Bumi Ti’i Langga Kantor Bupati Rote Ndao. Dengan adanya acara seperti
ini sangat berguna sekali bagi generasi sekarang, karena seperti yang kita ketahui generasi harus dipupuk nilai budaya, dimana caranya kita mengenal sejarah kita, dan mengetahui,” ujarnya.

Editor : Merson Simbolon

Artikel ini telah dibaca 1,271 kali

Baca Lainnya

Dari 750 Peserta, Membeludak Menjadi 1.120 Peserta: Antusiasme Luar Biasa dalam Festival Literasi Baca di Rote Ndao

27 April 2026 - 13:25 WITA

Putry Susanti Henukh, Siswa SMP Negeri 2 Lobalain, Sampaikan Lima Pesan Penting dalam Penutupan Festival Literasi Baca

27 April 2026 - 07:47 WITA

Ketua MD GPdI: Pdt. Davit Selan Tidak Mengaku, Korban dan Keluarga Pergi

26 April 2026 - 17:03 WITA

Dari Pelosok Menuju Puncak: Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Nduadi di Desa Sotimori

26 April 2026 - 03:29 WITA

Festival Literasi Baca: Pertunjukan Budaya Warnai Malam Penutupan

26 April 2026 - 02:48 WITA

Dokumen Kesimpulan Penggugat dalam Perkara Nomor 1/G/2026/PTUN.MDN

25 April 2026 - 11:51 WITA

Trending di Hukrim