Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

NTT · 9 Nov 2023 17:51 WITA ·

Oknum Pj Kades Suelain Joni Reva Loloin Baru Di Lantik Bupati Rote Ndao, Sudah Berani Melanggar Sumpah


Oknum Pj Kades Suelain Joni Reva Loloin Baru Di Lantik Bupati Rote Ndao, Sudah Berani Melanggar Sumpah Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Oknum Pj Kepala Desa Suelain, Joni Reva Loloin, yang baru dilantik oleh Bupati Rote Ndao pada beberapa bulan lalu ini, telah menjadi sorotan setelah diduga diri-Nya melakukan peningkatan harga dalam pengadaan 41 ekor bibit sapi menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2023 di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengadaan sapi tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 250 juta, dengan per ekor sapi yang seharusnya seharga Rp 5 juta.

Dugaan peningkatan harga tersebut muncul karena ukuran sapi yang dibeli di lapangan diklaim sangat kecil dan kurus, sementara harganya dituduh mencapai hanya dua juta lima ratus ribu rupiah per ekor, jauh di bawah harga yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Keputusan Pj Kades Suelain untuk membagikan sapi-sapi tersebut kepada lima anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Suelain, serta kepada keluarganya sendiri, juga menimbulkan kontroversi. Salah satu anggota masyarakat setempat yang mengaku sering membeli sapi menyatakan bahwa sapi-sapi seukuran itu biasanya tidak mencapai harga Rp 5 juta, melainkan maksimal Rp 3 juta.

Masyarakat yang kecewa atas tindakan Pj Kades Suelain Joni Reva Loloin ini mendesak penegak hukum, seperti Polres Rote Ndao Bagian Tindak Pidana Korupsi (TIPIDKOR), untuk melakukan pemeriksaan terhadapnya dan memastikan pertanggungjawaban hukum yang sesuai.

Beberapa warga bahkan berencana membawa bukti berupa video pembelian dan pembayaran sapi ke pihak kepolisian atau Kejaksaan Negeri Rote Ndao dalam waktu dekat.

Dari 41 ekor sapi yang diadaikan, tampaknya hanya Ketua BPD Desa Suelain dan anggota BPD Desa Suelain yang menerima pembagian sapi, sedangkan masyarakat setempat menunjukkan kekecewaan mereka terhadap sapi-sapi yang mereka terima, mengklaim bahwa sapi-sapi tersebut kurus dan kecil.

Saat media mencoba menghubungi Pj Kades Suelain Joni Reva Lololoin untuk mendapatkan klarifikasi terkait dugaan peningkatan harga dan pembagian sapi, hingga berita ini ditayangkan, belum ada jawaban dari pihaknya. Media ini akan terus berusaha untuk mendapatkan jawaban dari Pj Kades Suelain dan akan melaporkan perkembangannya dalam episode berikutnya.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 769 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional