Bitung, Sulutnews.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Kota Bitung Tahun 2026 resmi ditutup oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bitung periode sebelumnya, H. Muhammad Yusuf Sultan, S.H., M.H., pada Minggu (17/05/2026).
Ketua Panitia, Amrullah, mengatakan capaian paling penting dari pelaksanaan MTQ tahun ini adalah mempererat ukhuwah antarumat Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta menjadi ajang silaturahmi antara tokoh agama, tokoh masyarakat, dan umat.
Menurutnya, tantangan terbesar setelah pelaksanaan MTQ adalah memastikan pembelajaran Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan selama kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjadi kompetisi formal semata.
Amrullah menyebut cabang Seni Baca Al-Qur’an dan Kaligrafi menjadi lomba yang paling banyak diminati peserta pada MTQ tahun ini.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Market Day yang diikuti para santri di lingkungan Pondok Pesantren Arafah menjadi sarana untuk melatih jiwa wirausaha, kejujuran dan amanah, kepercayaan diri, kreativitas, serta kemampuan mengelola keuangan.
Pada kesempatan tersebut, Amrullah mewakili seluruh panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ XXXI Kota Bitung.
“Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, tenaga, pikiran, dan doa demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menyebut dukungan tersebut datang dari Pemerintah Kota Bitung beserta seluruh jajaran, pengurus LPTQ Kota Bitung, dewan hakim dan panitera, para kafilah dari seluruh kecamatan, para donatur dan sponsor, para panitia yang telah bekerja siang dan malam dengan penuh keikhlasan, serta masyarakat Kota Bitung yang memberikan dukungan moril maupun materil.
Amrullah berharap nilai-nilai Al-Qur’an yang ditanamkan melalui MTQ dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat dan memperkuat karakter generasi Qurani di Kota Bitung.
(Tzr)






