Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bitung · 12 Jun 2026 20:53 WITA ·

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Tingkatkan Integritas dan Tinggalkan Budaya Kerja Lama


Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri Hariri Roesman didampingi Pejabat imigrasi Bitung mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengenai peningkatan integritas, pelayanan publik, dan perubahan budaya kerja di lingkungan Imigrasi Indonesia. Perbesar

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri Hariri Roesman didampingi Pejabat imigrasi Bitung mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengenai peningkatan integritas, pelayanan publik, dan perubahan budaya kerja di lingkungan Imigrasi Indonesia.

Bitung, Sulutnews.com. Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengimbau seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk melaksanakan langkah-langkah konkret guna meningkatkan integritas pelayanan publik.

Imbauan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia serta Atase Imigrasi di Perwakilan RI yang berlangsung secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (9/6/2026).

“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum (APH).

Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan.

Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” ujar Hendarsam.

Ia mengakui bahwa situasi yang dihadapi saat ini menjadi salah satu tantangan terbesar bagi organisasi.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut harus dijadikan sebagai ruang refleksi untuk menghapus praktik dan budaya kerja lama yang sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman.

“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa (privilege) bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Hendarsam menjelaskan bahwa sebagai institusi pelayanan publik yang berhadapan langsung dengan masyarakat,

Imigrasi sangat rentan terhadap komplain maupun kritik. Karena itu, diperlukan penguatan mental aparatur agar mampu merespons setiap keluhan secara cepat dan transparan.

Menurutnya, Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul. Namun, kemampuan tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat agar organisasi dapat terus menjalankan tugasnya secara profesional.

Ia juga menggarisbawahi bahwa orientasi utama Imigrasi saat ini adalah memperpendek jarak dengan masyarakat.

Berbagai persepsi negatif maupun kecemburuan sosial harus dijawab melalui perubahan sikap serta peningkatan kualitas pelayanan.

“Gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat.

Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Hendarsam.

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

ULTIMA I’M SEZ Hadirkan Kemudahan Layanan Keimigrasian di KEK Bitung dan Likupang

12 Juni 2026 - 20:01 WITA

Peringatan HKG PKK ke-54,  Ellen Honandar Sondakh Ajak Warga Aktif Berolahraga dan Periksa Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:32 WITA

Nurul Azhar Dukung Penuh Kebijakan Ruang Kerja Aman , Sebut Berdampak Langsung pada Pelayanan Publik

12 Juni 2026 - 19:08 WITA

Bunda PAUD Bitung Hadiri Tasyakuran RA Alkhairaat Girian

11 Juni 2026 - 17:13 WITA

‎Perkuat Sinergi, Bapelkum Bitung  dan BNN  Bahas Persiapan Penandatanganan PKS

10 Juni 2026 - 23:13 WITA

KKP Lepasliarkan 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hasil Gagalnya Penyelundupan

10 Juni 2026 - 15:34 WITA

Trending di Bitung