Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 13 Des 2024 20:13 WITA ·

Menteri Perdagangan Budi Santoso Kunjungi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Manado


Menteri Perdagangan Budi Santoso Kunjungi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Manado Perbesar

Manado,sulutnews.com – Menteri Perdagangan RI Budi Santoso berkenan mengunjungi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (13/12).

Menteri Perdagangan Budi Santoso tiba di lokasi menggunakan mobil warna hitam seusai melakukan rangkaian kegiatan di Kota Manado.

Menteri Budi Santoso disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Manado Dr Micler Lakat dan sejumlah pejabat teras diantaranya Kepala Dinas Perdagangan Dan Industri Kota Manado Hendrik Warokka dan Kepala Dinas Pangan Kota Manado Meisje Wollah.

Budi Santoso selanjutnya terlihat berdialog dengan para produsen terkait gerakan pangan murah dari mulai harga, kwalitas bahan pangan dan ketersediaan pangan.

Menurut Budi Santoso Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru 2025.

“Gerakan Pangan Murah tujuannya untuk membantu saudara-saudara kita dari Nasrani khususnya yang ada di Manado, yang dalam waktu dekat ini akan merayakan Natal dan Tahun Baru,” kata Mentri Budi.

Dengan harapan harga yang dijual lebih murah dari harga pasar sehingga masyarakat akan sanggup membeli. Harga di Pasar Murah ini bisa lebih murah dari harga di pasar.

“Harapan saya semoga disini lebih murah, agar sebagian masyarakat bisa membeli barang yang telah disubsidi oleh pemerintah,” tambahnya.

Adapun minyak goreng dijual dengan harga Rp11.500/liter, gula pasir Rp11.900/kg, beras Stabisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp58.000/5 kg, dan telur Rp28.000/kg. Selain itu, dijual beberapa komoditas pertanian, seperti bawang merah dengan harga Rp44.000/kg, bawang putih Rp38.000/kg, serta tomat Rp8.000/kg.

Mendag menyampaikan, GPM merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat. Program GPM ini akan memperkuat program penyediaan pangan berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan harga pangan dapat terjaga pada tingkat yang wajar, menjaga tingkat inflasi pangan pada level yang ditargetkan. GPM terselenggara bekerjasama Pemprof Sulut, BRI, Bulog, Disperindag Sulut, BSGo dan UMKM.

Pada kesempatan mengunjungi GPM tersebut, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Moga Simatupang. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,278 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Trending di Advetorial