MANADO,Sulutnews.com -Anggota DPRD Sulut Morman Luntungan mengkritik keberadaan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi Dia meminta pengawasan terhadap sejumlah SPBU di daerah ini diperketat. Mwnurutnya salah satu temuan terjadi di SPBU Tateli dimana dalam peninjauan yang dilakukan, pihaknya mendapati BBM jenis Pertalite dijual kepada nelayan menggunakan galon.persoalan ini muncul ketika dilakukan pengecekan terhadap barcode yang digunakan nelayan sudah kedaluwarsa.
“Jadi dicurigai, barcode yang dipakai adalah barcode kendaraan, sementara penjualan diisi dalam gelon,”ungkap Normans.
Selain persoalan barcode, Normans juga menyoroti masih terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU di Sulut untuk memdapatkan.“Sejauh ini masih terjadi antrean yang sangat panjang di beberapa SPBU,” katanya.
Atas temuan tersebut, Normans mengaku telah meminta pihak Pertamina melakukan penarikan dan pemeriksaan data barcode yang digunakan dalam transaksi tersebut. langkah ini penting untuk memastikan penggunaan barcode harus sesuai dengan peruntukannya, sekaligus mengantisipasi adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi.(josh tinungki)




