Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Hukrim · 20 May 2024 22:00 WIB ·

Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina


 Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina Perbesar

Jakarta,Sulutnews.com – Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Ito Sumardi turut menyoroti perkembangan kasus pembunuhan pasangan kekasih Vina dan Eki yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 silam.

Dia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu dan menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kasus tersebut kepada Polda Jawa Barat. “Saya kira kita perlu menunggu proses penyidikan, sambil menunggu kita harus menghindari sangkaaan kepada orang yang tidak didukung dengan buki yang cukup. Karena ini memiliki konsekuensi hukum,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/5/2024).

Di sisi lain, Ito mengatakan Mabes Polri atau dalam kasus ini Bareskrim juga telah ikut memberikan bantuan berupa asistensi kepada penyidik Polda Jawa Barat. Kendati demikian, Ito mengakui pengungkapan kasus Vina menjadi tantangan tersendiri bagi penyidik.

Pasalnya, kata dia, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Agustus 2016 atau sekitar 8 tahun yang lalu. Sehingga, menurutnya diperlukan ketelitian untuk menelusuri kembali kasus tersebut.

“Tentunya Polda harus meruntut dari kejadian 8 tahun yang lalu yang memang tidak mudah. Karena penyidiknya sudah pindah, pimpinan yang sudah pindah, dan juga banyak faktor yang bisa terjadi distorsi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ito mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan menimbulkan pelbagai spekulasi di media sosial dan menunggu informasi resmi dari aparat yang berwenang.

“Kalau kita mengatakan seolah-olah orang itu terlibat tapi belum didukung oleh bukti-bukti tentunya ada konsekuensi hukum,” tuturnya.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,032 kali

Baca Lainnya

Regina Menyambangi Badan Reserse Kriminal Polres Rote Ndao Buat Laporan Polisi Terkait Dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Tanda Tangan

22 June 2024 - 08:48 WIB

Kapolda Sulut Tinjau Bakkes Operasi 28 Pasien Katarak Celah Bibir dan Lelangit, Sambut HUT Bhayangkara ke-78.

21 June 2024 - 18:48 WIB

Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Sulut dan Satker

19 June 2024 - 22:17 WIB

Pemilik Tanah Kristian Feoh Warga Desa Mboeain Minta Polda NTT Selesaikan Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Jenzi Lukius Gasperz

19 June 2024 - 19:48 WIB

Incar Generasi Z, Bank Muamalat Beri Edukasi Perencanaan Keuangan Syariah

19 June 2024 - 17:33 WIB

Berbagi Berkah Idul Adha : FIFGROUP Tebar 3 Sapi dan 453 Kambing ke Berbagai Penjuru Negeri

18 June 2024 - 20:25 WIB

Trending di Jakarta