Rote Ndao, Sulutnews.com – Penjabat (PJ) Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu mengeluarkan klarifikasi terkait postingan di Facebook oleh akun bernama Mersy Adu. Dalam postingan tersebut, PJ Bupati diduga memberikan dukungan kepada salah satu calon dalam sebuah acara di Desa Modosinal.

PJ Bupati menjelaskan, “Saya ingin klarifikasi karena hal itu tidak benar. Saya ke sana karena diundang oleh panitia pengurus desa sebagai PJ Bupati. Saya menghadiri, tapi bukan untuk memberikan dukungan kepada salah satu calon. Saya tetap pada pendirian saya bahwa reinkarnasi itu utama. Namun, undangan tersebut murni berasal dari masyarakat, dan karena itu undangan desa, saya tidak bisa untuk tidak datang.”
PJ Bupati juga menegaskan bahwa ia tidak mengetahui kehadiran Mantan Bupati Paulina Haning-Bullu di acara tersebut. “Saya juga tidak menyangka bahwa Mantan Bupati Paulina Haning-Bullu juga ada di situ, tapi kita juga tidak ada statement apa-apa di sana, hanya menghadiri saja undangan yang datang kepada saya. Di acara itu juga ada tenda untuk tamu-tamu, jadi kita dipersilahkan untuk duduk di situ. Masa saya harus bilang kalau saya tidak mau duduk, tidak mungkin. Apalagi saya kan diundang resmi. Saya juga tidak tahu maksud mereka seperti apa, tapi karena diundang resmi, makanya saya datang. Saya juga tidak tahu kalau ternyata saya difoto secara diam-diam di situ.”
Sebagai bukti kehadirannya, PJ Bupati telah mengirim undangan resmi yang diterima Media ini Minggu 16 Juni 2024. “Saya sudah kirim undangan resmi yang mereka kasih ke saya, jadi itu adalah bukti undangan kalau saya ke sana karena adanya undangan resmi. Undangan resmi dari Panitia Desa Modosinal mengundang PJ Bupati, dan yang mengetahui adalah PJ Kades Modosinal,” pungkasnya.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang beredar dan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terkait kehadiran PJ Bupati dalam acara tersebut.
Reporter : Dance Henukh







