Reporter: Dance Henukh
Rote Ndao.Sulutnews.com – UPTD SMP Negeri 1 Lobalain yang terletak tepat di jantung Kota Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, kini menampilkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Sekolah yang seharusnya menjadi kebanggaan dan contoh teladan bagi lembaga pendidikan lain karena letaknya yang strategis itu, justru tampak seolah tidak memiliki penanggung jawab sama sekali. Baik dari segi keadaan fisik bangunan maupun tata kelola kelembagaan, semuanya jauh dari yang diharapkan, bahkan dinilai sudah tidak layak lagi berdiri di tengah pusat aktivitas dan perhatian masyarakat luas.
Banyak kalangan menilai bahwa kondisi buruk yang terjadi ini tidak lepas dari peran dan kinerja pimpinan sekolah. Kepala sekolah yang seharusnya menjadi penggerak utama, penentu arah, dan pengelola andal bagi lembaga pendidikan tersebut dinilai tidak memiliki kemampuan yang memadai dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Berbagai permasalahan yang ada di lingkungan sekolah tidak kunjung ditemukan jalan keluarnya, fasilitas belajar yang rusak dibiarkan begitu saja tanpa perbaikan, dan lingkungan sekolah pun tidak terawat dengan baik. Semua hal ini menjadi bukti nyata bahwa tanggung jawab besar yang diemban tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
Padahal, sebagai sekolah yang berada di pusat kota, lembaga ini seharusnya menjadi panutan dan acuan bagi sekolah-sekolah lain di wilayah sekitarnya. Namun kenyataannya, ketidakmampuan dalam mengelola menjadikan sekolah ini justru menjadi sorotan negatif dan bahan pembicaraan yang tidak sedap. Tugas pokok kepala sekolah yang meliputi perencanaan program, pengaturan organisasi, penggerakan seluruh sumber daya, hingga pengawasan pelaksanaan kegiatan seolah terabaikan dan tidak berjalan dengan baik. Akibatnya, proses belajar mengajar pun tidak dapat berlangsung secara maksimal, dan lingkungan yang seharusnya nyaman serta mendukung perkembangan peserta didik tidak pernah terwujud.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, baik orang tua siswa, masyarakat sekitar, maupun instansi terkait. Sudah saatnya diambil langkah-langkah nyata untuk memperbaiki situasi yang ada, mulai dari melakukan evaluasi kinerja secara menyeluruh hingga penataan kembali sistem manajemen sekolah. Sebab, sekolah bukan sekadar kumpulan bangunan dan fasilitas belaka, melainkan wadah untuk mencetak dan membentuk generasi penerus bangsa. Jika pengelolaannya dibiarkan dalam keadaan buruk, maka masa depan anak-anak dan kemajuan dunia pendidikan di daerah ini pun ikut terancam. Diharapkan agar segera dilakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga UPTD SMP Negeri 1 Lobalain dapat kembali berfungsi dengan baik dan layak berdiri sebagai lembaga pendidikan di jantung Kota Ba’a.







