Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Jakarta · 14 Mei 2026 12:00 WITA ·

Media Benteng Utama Lawan Hoaks di Era Digital


Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.(Foto: Dokumentasi Dewan Pers) Perbesar

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.(Foto: Dokumentasi Dewan Pers)

 

JAKARTA, SNC – Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya menegaskan, insan pers memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga kebenaran informasi di tengah percepatan arus informasi yang belum tentu terverifikasi.

“Rekan-rekan pers merupakan benteng pertahanan dalam melawan hoaks dan disinformasi. Di era digital, kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi,” kata Fifi, saat menghadiri kegiatan fun walk yang diselenggarakan Dewan Pers di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Lanjut Fifi, pemerintah menegaskan bahwa media massa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghadapi penyebaran hoaks dan disinformasi di tengah derasnya arus informasi digital.

Karena itu, ia mengingatkan, para jurnalis memegang peran kunci dalam memastikan informasi yang beredar di ruang publik telah melalui proses verifikasi yang benar. Menurutnya, prinsip akurasi harus tetap menjadi prioritas utama dalam kerja jurnalistik.

“Para jurnalis memegang peran penting untuk menjaga kebenaran di tengah arus informasi yang semakin cepat. Karena itu, akurasi tidak boleh dikalahkan oleh kecepatan,” tegas presenter ternama ini.

Fifi menambahkan, pemerintah bersama insan pers memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik. Produk jurnalistik, harus berorientasi pada kepentingan publik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Pemerintah bersama insan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kualitas informasi yang beredar di ruang publik tetap terjaga. Produk jurnalistik harus memberikan manfaat bagi publik,” jelasnya.

Terkait peringatan Hari Kebebasan Pers, Fifi menilai kegiatan fun walk menjadi simbol bahwa perjuangan menjaga kemerdekaan pers merupakan proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan kebersamaan.

“Perjuangan menjaga kemerdekaan pers itu seperti perjalanan panjang yang membutuhkan stamina, konsistensi, dan yang paling penting kebersamaan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam menjaga ruang publik yang sehat melalui komunikasi yang transparan serta penguatan ekosistem digital yang inklusif.(DP/*)

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,011 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mantan Jurnalis Senior Nanik S Deyang Ditunjuk Ketua BGN

3 Juni 2026 - 08:32 WITA

DPRD Rote Ndao Rampungkan Reses I Tahun 2026: Jembatan Aspirasi Menuju Pembangunan Berbasis Kebutuhan

2 Juni 2026 - 12:02 WITA

Bupati Paulus Henuk Sodorkan Sejumlah Proposal, Jalan Utama Jantung Kabupaten yang Terlantar Akhirnya Jadi Perhatian

30 Mei 2026 - 22:31 WITA

Stevano Rizki Adranacus: Kepedulian Anggota DPR RI, Menyalurkan Harapan Lewat Beasiswa bagi Ratusan Anak SLB Lobalain

30 Mei 2026 - 17:54 WITA

Bapa Dandim 1627 , Utusan Kasih Tuhan di Tengah Masyarakat Rote Ndao

29 Mei 2026 - 17:18 WITA

Letkol Kav Kurnia Santiadi: Pemimpin yang Nyata, Mengabdi Tanpa Batas Jabatan

29 Mei 2026 - 16:21 WITA

Trending di News