Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

NTT · 20 Jan 2025 16:30 WITA ·

Kejari Rote Ndao Diminta Usut Sekretaris Desa Limakoli Atris Kiuk Dan Dua Pj Desa Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran Dua Bendungan


Kejari Rote Ndao Diminta Usut Sekretaris Desa Limakoli Atris Kiuk Dan Dua Pj Desa Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran Dua Bendungan Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pekerjaan pembangunan dua bendungan di Desa Limakoli, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Salah satu bendungan, yakni Bendungan Palfu’an di Dusun 1 Taioen, rusak parah tidak lama setelah selesai dikerjakan. Kondisi ini memicu permintaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan anggaran yang melibatkan Sekretaris Desa Limakoli, Atris Kiuk Dan Mantan Penjabat Kepala Desa Limakoli Brian Killa dan mantan Penjabat Kepala Desa, Hermes Killa terkait dengan pekerjaan Sumur Bor dan Anggaran Anggur Merah yang Raib di tangan mereka tanpa ada kejelasan kepada masyarakat Desa Limakoli.

Masyarakat Beberkan Kejanggalan HS, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam pengelolaan anggaran pembangunan dua bendungan. “Untuk bendungan bagian atas, anggaran HOK (Hari Orang Kerja) mencapai Rp9 juta, sedangkan untuk bendungan bagian bawah, HOK-nya Rp11 juta lebih. Namun, kami tidak tahu total anggaran keseluruhan karena tidak ada papan informasi dari awal hingga selesai pekerjaan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa material batu untuk pembangunan bendungan tidak mencukupi. “Saat kami bekerja, batu tidak cukup. Akibatnya, pekerjaan terhenti, dan ketika hujan deras, banjir mengikis selokan hingga bendungan hancur,” lanjutnya.

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran
Menurut Masongo Air, penjaga bendungan di temui media ini Minggu 19 Januari 2025 , pengelolaan anggaran dilakukan langsung oleh Atris Kiuk. Ia menyoroti bahwa pembelian material seperti batu dilakukan dari mertua Sekretaris Desa di Desa Lidabesi, padahal di Limakoli sendiri tersedia batu dengan jumlah memadai. “Ada warga yang sudah siapkan 150 ret batu, tapi mereka tetap beli di luar desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Steven Lian yang di temui media ini 20 Januari 2025 di lokasi pekerjaan Bendungan , pemilik lahan hibah yang digunakan untuk pembangunan bendungan, menyatakan bahwa hingga kini surat hibah tersebut belum diserahkan kepadanya. “Saya berharap Bapak Pj Bupati Rote Ndao dan Bapak Kejari Rote Ndao turun langsung melihat kondisi bendungan ini karena Bendungan ini adalah Perut kami masyarakat Desa Limakoli,” katanya.

Tindakan Perbaikan Mendadak
Setelah muncul pemberitaan mengenai kerusakan bendungan, pihak desa terlihat menyewa alat berat untuk memperbaiki kerusakan. Namun, menurut warga, perbaikan tersebut hanya bersifat sementara dan belum menyelesaikan masalah utama.

Masyarakat Desa Limakoli mendesak pihak berwenang untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan anggaran pembangunan bendungan dan menuntut transparansi dalam pengelolaan dana desa.

Reporter: Dance Henuk

Artikel ini telah dibaca 2,056 kali

Baca Lainnya

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Dua Perwira Tidak Suka Dipuji Langkah Sederhana Penuh Ketulusan

20 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Kepolisian