Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 27 Okt 2025 23:43 WITA ·

Kapal Yang Ditumpangi Wartawan Dance Henukh dan Empat Rekannya Tenggelam di Perairan Pulau Penyu, Semua Selamat Tanpa Respons Bupati Rote Ndao


Kapal Yang Ditumpangi Wartawan Dance Henukh dan Empat Rekannya Tenggelam di Perairan Pulau Penyu, Semua Selamat Tanpa Respons Bupati Rote Ndao Perbesar

Pulau Ndana, Sulutnews.com – Sebuah insiden menegangkan menimpa wartawan Dance Henukh dan empat rekannya ketika kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan sekitar Pulau Penyu. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025, akibat terjangan ombak besar yang datang secara tiba-tiba.

Berikut adalah nama-nama penumpang kapal yang selamat:

1. Dance Henukh
2. Johni Rebo
3. Jekson Henukh
4. Alden Mesah
5. Fredik Henukh

Menurut keterangan Dance Henukh, kapal yang mereka gunakan tiba-tiba dihantam ombak besar hingga terbalik dan dengan cepat tenggelam. Beruntung, Dance Henukh dan keempat rekannya berhasil menyelamatkan diri dari kejadian nahas tersebut.

“Sesampainya di bibir pantai, kami langsung meminta bantuan kepada Danlanal Pulau Rote, Letkol Laut (P) Lutfi Andriansyah, S.T., M.Tr.Opsla. Melalui Personil Lanal Pulau Rote yang satgas Ngepos di Posal Pulau Ndana, dua personil turut serta membantu evakuasi korban perahu tenggelam bersama Satgas Marinir Pam Puter Pulau Ndana,” ungkap Dance Henukh.

Berkat respons cepat dan koordinasi yang efektif, tim Marinir Pulau Ndana segera bergerak menuju lokasi kejadian. Seluruh penumpang kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, tanpa adanya korban jiwa.

“Kami berlima berhasil menyelamatkan diri dari insiden yang terjadi pada hari Senin, 27 Oktober 2025,” imbuhnya.

Ironisnya, setelah kejadian tenggelamnya kapal, upaya meminta pertolongan pertama kepada Bupati Rote Ndao melalui telepon dan rekaman suara tidak mendapatkan respons. Korban terpaksa memohon bantuan kepada Danlanal Pulau Rote Ndao.

Setelah dievakuasi, seluruh korban dibawa ke Kantor Satgas Marinir Pulau Ndana untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis dari tim kesehatan Marinir. Kondisi para korban dilaporkan stabil setelah mendapatkan pertolongan pertama.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan yang matang sebelum berlayar, terutama di wilayah perairan yang memiliki potensi ombak besar.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 2,185 kali

Baca Lainnya

Ambil Langkah Hukum: Korban SM Ungkap Kejadian di Tiga Tempat ada bukti vidio dan foto, Ketua MD GPdI Tunggu Kabar Balik

3 Mei 2026 - 11:59 WITA

Inilah Penyaluran KUR di BRI Unit Rote: Mengutamakan Good Corporate Governance

3 Mei 2026 - 01:33 WITA

BRI Pastikan Penyaluran KUR di BRI Unit Rote Sesuai Ketentuan dan Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian

3 Mei 2026 - 00:43 WITA

Di Hari Diknas, Moris D.E. Bulan Satukan Belajar Melalui Pendidikan Inklusif, Layani dengan Kasih

2 Mei 2026 - 23:24 WITA

Ada Beberapa Oknum BRI Rote Meraup Untung KUR: Praktik Korupsi Terselubung

2 Mei 2026 - 12:42 WITA

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026: Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

2 Mei 2026 - 07:58 WITA

Trending di Internasional