Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 29 Sep 2025 18:50 WITA ·

Kantor Desa Oelasin Terbengkalai: Ke Mana Tanggung Jawab Pemerintah Rote Ndao?


Kantor Desa Oelasin Terbengkalai: Ke Mana Tanggung Jawab Pemerintah Rote Ndao? Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.coom – Di sebuah sudut Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, terhampar sebuah ironi yang mencoreng wajah pelayanan publik. Kantor Desa Oelasin, yang seharusnya menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat, kini justru menjadi potret buram ketidakpedulian.

Dua tahun sudah berlalu sejak kantor desa ini ditinggalkan oleh aparatnya. Pintu-pintu terkunci rapat, jendela-jendela berdebu, dan suasana sepi menyelimuti bangunan tersebut. Pagar yang dulu kokoh berdiri, kini roboh dan berserakan, menjadi saksi bisu betapa lamanya kantor ini dibiarkan terlantar.

Halaman kantor pun tak luput dari pemandangan yang memprihatinkan. Tumpukan sampah menggunung di sana-sini, menciptakan aroma tak sedap yang menyesakkan dada. Rumput liar tumbuh subur, menutupi sebagian besar area halaman, seolah ingin menyembunyikan aib yang ada. Tak berlebihan jika ada yang menyebut kantor desa ini lebih mirip kandang binatang daripada tempat pelayanan publik.


Kondisi ini tentu saja memicu pertanyaan serius tentang kinerja dan tanggung jawab pemerintah daerah. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., Camat Rote Barat Daya, Adrianus Bessie, dan Kepala Desa Oelasin, Matheos Y. Octavianus, seolah tutup mata terhadap kondisi yang memprihatinkan ini. Padahal, kantor desa merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Laporan terbaru dari Sulutnews.com semakin memperburuk citra pemerintah daerah. Media tersebut mengungkap bahwa terbengkalainya Kantor Desa Oelasin bukan sekadar masalah teknis, melainkan juga menyentuh inti kepercayaan publik. Masyarakat merasa diabaikan dan tidak dihargai oleh para pemimpin mereka.

Kini, masyarakat Oelasin menuntut penjelasan dan tindakan nyata dari para pejabat terkait. Mereka berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki kondisi kantor desa dan mengaktifkan kembali pelayanan publik. Jangan biarkan persoalan ini terus berlarut-larut dan merugikan masyarakat Oelasin.

Reporter: Alden Mesah

Artikel ini telah dibaca 2,012 kali

Baca Lainnya

Ambil Langkah Hukum: Korban SM Ungkap Kejadian di Tiga Tempat ada bukti vidio dan foto, Ketua MD GPdI Tunggu Kabar Balik

3 Mei 2026 - 11:59 WITA

Inilah Penyaluran KUR di BRI Unit Rote: Mengutamakan Good Corporate Governance

3 Mei 2026 - 01:33 WITA

BRI Pastikan Penyaluran KUR di BRI Unit Rote Sesuai Ketentuan dan Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian

3 Mei 2026 - 00:43 WITA

Di Hari Diknas, Moris D.E. Bulan Satukan Belajar Melalui Pendidikan Inklusif, Layani dengan Kasih

2 Mei 2026 - 23:24 WITA

Ada Beberapa Oknum BRI Rote Meraup Untung KUR: Praktik Korupsi Terselubung

2 Mei 2026 - 12:42 WITA

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026: Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

2 Mei 2026 - 07:58 WITA

Trending di Internasional