Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 3 Agu 2025 17:54 WITA ·

Harga Daging Babi Turun, Wurangian Kritisi Pemerintah Harus Ambil Langkah


Harga Daging Babi Turun, Wurangian Kritisi Pemerintah Harus Ambil Langkah Perbesar

Foto : Priskilla Cindy Wurangian

MANADO,Sulutnews,com– Anggota Pansus RPJMD Sulut tahun 2025-2029, Priscilla Cindy Wurangian, MBA mengritik Dispertanak yang dianggap tidak mampu memberi perhatian bagi nasib peternak babi lokal, pasalnya harga daging Babi ditingkat petani mulai turun

” Perdagangan mengalami fluktuasi harga dimana saat ini harga daging babi ditingkat peternak mengalami penurunan diangka Rp 40.000. Pemerintah harus hadir,” tegas Ketua Fraksi Partai Golkar ini,Jumat (01/8/2025) siang

Dia juga mengatakan kondisi terkini, dengan dibukanya perdagangan antar Propinsi juga, pasti memberi dampak bagi peternak lokal dimana peternak lebih mengalami penurunan harga daging

” Dinas harus memberi perhatian khusus, agar harga daging babi benar benar memberi keuntungan bagi peternak lokal bukan para pedagang atau tengkulak yang mencari keuntungan,” ujarnya

Legislator dapil Minut- Bitung ini mengingatkan agar dinas selalu mengantisipasi serangan ASF, juga virus yang lain dengan terus melakukan edukasi reta  penyuluhan tentang cara penanggulan virus agar  kejadian serangan virus tidak terjadi lagi.

Menanggapi hal ini, kepala Dispertanak Sulut, Nova Pangemanan menyatakan, itulah resiko dinas, harga naik diserang harga turun pun diserang. namun sebagian besar peternak lokal skala rumah tangga kini sudah bangkit lebih kuat dan mampu mengatasi virus, melalui bio security.

”Masalah harga tergantung suplai dan diman kita akan melakukan intervensi agar harga daging babi dapat lebih menguntungkan peternak,” ungkap Kadis Pangemanan sambil menambah saat ini populasi ternak babi terus bertambah dan sudah berada dikisaran 100 ribu ekor.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,582 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat: Pelaksanaan SPMB 2026/2027 Dikda Sulut Berjalan Sesuai Aturan, Yang Belum Diterima Cari Solusi, Kepala BPMP Semua Siswa Harus Sekolah

27 Juni 2026 - 23:43 WITA

Umat Katholik Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi Siapkan Perayaan Pesta Pelindung Paroki Dan HUT Ke-7 Tahun

27 Juni 2026 - 21:29 WITA

Polda Sulut Terus Pantau SPBU Terkait Pengunaan Barkot dan Antrean Panjang Truk Yang Menyebabkan Kemacetan

27 Juni 2026 - 18:44 WITA

Delapan Kapolres Di Lingkungan Polda Sulut Berganti

26 Juni 2026 - 23:27 WITA

PSI Gelar Rakorwilsus, James Karinda dan Sejumlah Tokoh Politik Sulut Bergabung

26 Juni 2026 - 22:40 WITA

Sebanyak 336 Siswa Yang Lulus SNBP dan SNBT di Unsrat Manado Tidak Mendaftar Kembali Wakil Rektor 1 Prof Arthur Pinaria Tidak Mengetahui Penyebabnya

26 Juni 2026 - 16:37 WITA

Trending di Manado