Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Manado · 3 Agu 2025 17:54 WITA ·

Harga Daging Babi Turun, Wurangian Kritisi Pemerintah Harus Ambil Langkah


Harga Daging Babi Turun, Wurangian Kritisi Pemerintah Harus Ambil Langkah Perbesar

Foto : Priskilla Cindy Wurangian

MANADO,Sulutnews,com– Anggota Pansus RPJMD Sulut tahun 2025-2029, Priscilla Cindy Wurangian, MBA mengritik Dispertanak yang dianggap tidak mampu memberi perhatian bagi nasib peternak babi lokal, pasalnya harga daging Babi ditingkat petani mulai turun

” Perdagangan mengalami fluktuasi harga dimana saat ini harga daging babi ditingkat peternak mengalami penurunan diangka Rp 40.000. Pemerintah harus hadir,” tegas Ketua Fraksi Partai Golkar ini,Jumat (01/8/2025) siang

Dia juga mengatakan kondisi terkini, dengan dibukanya perdagangan antar Propinsi juga, pasti memberi dampak bagi peternak lokal dimana peternak lebih mengalami penurunan harga daging

” Dinas harus memberi perhatian khusus, agar harga daging babi benar benar memberi keuntungan bagi peternak lokal bukan para pedagang atau tengkulak yang mencari keuntungan,” ujarnya

Legislator dapil Minut- Bitung ini mengingatkan agar dinas selalu mengantisipasi serangan ASF, juga virus yang lain dengan terus melakukan edukasi reta  penyuluhan tentang cara penanggulan virus agar  kejadian serangan virus tidak terjadi lagi.

Menanggapi hal ini, kepala Dispertanak Sulut, Nova Pangemanan menyatakan, itulah resiko dinas, harga naik diserang harga turun pun diserang. namun sebagian besar peternak lokal skala rumah tangga kini sudah bangkit lebih kuat dan mampu mengatasi virus, melalui bio security.

”Masalah harga tergantung suplai dan diman kita akan melakukan intervensi agar harga daging babi dapat lebih menguntungkan peternak,” ungkap Kadis Pangemanan sambil menambah saat ini populasi ternak babi terus bertambah dan sudah berada dikisaran 100 ribu ekor.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,582 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Lingkar Tambang Keluhkan Akses Jalan. DPRD Sulut Panggil Hearing PT MSM dan BPJN

27 April 2026 - 21:22 WITA

Wakil Bupati Aditya Pontoh Membuka Resmi Latsar CPNS

27 April 2026 - 18:43 WITA

Plt Sekprov Sulut Denny Mangala : Gubernur Yulius Selvanus Akan Malantik Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Devinitif Senin 4 Mei 2026

26 April 2026 - 23:19 WITA

208 Siswa SMK Negeri 1 Tondano Berkompeten Setelah Ikut UKK Tujuh Program Keahlian

25 April 2026 - 12:58 WITA

Felly Estelita Runtuwene Jadi Pembicara di Kuliah Umum Universitas Klabat

25 April 2026 - 10:33 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna LKPJ Gubernur Tahun 2025. Fransiscus A Silangen Apresiasi Keberhasilan Sulut

25 April 2026 - 08:02 WITA

Trending di Manado