Manado,Sulutnews.com – Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Utara yang kuota penerimaan siswanya belum terpenuhi pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Juni 2026, saat ini kembali membuka pendaftaran bagi calon siswa lulusan SMP.
Informasi ini disampaikan oleh sejumlah Kepala Sekolah usai menghadiri acara tatap muka dengan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Senin (20/7). Di antaranya adalah Kepala SMK Negeri 4 Kota Manado Gratianus Sintinuwu, S.Pd.; Kepala SMK Negeri 4 Bitung Dr. Harold Tambayong, S.Pd., M.Pd.; Kepala SMA Negeri 1 Langowan Minahasa Moody Karundeng, S.Pd.; Kepala SMK Negeri 1 Tomohon Bastian Turambi, S.Pd.; serta Kepala SMA Negeri 3 Manado Deltje Lendo, S.Pd., M.Pd.

Foto – Kepsek SMK Negeri 4 Bitung Dr Harold Tambayong S.Pd.M Pd
“Pada pelaksanaan SPMB lalu kuota kami belum terpenuhi. Oleh karena itu, kami membuka kembali pendaftaran, siapa tahu masih ada lulusan SMP yang berminat mendaftar. Khusus untuk beberapa program keahlian, pendaftar saat ini baru mencapai sekitar 40 orang,” ungkap Gratianus Sintinuwu.
Hal senada disampaikan Kepala SMK Negeri 4 Bitung Dr. Harold Tambayong. Ia menyebutkan jumlah pendaftar baru sekitar 40 orang, padahal kuota yang tersedia lebih dari angka tersebut. “Kami membuka kembali pendaftaran, meski mengaku tantangannya cukup besar karena jumlah lulusan SMP di wilayah sekitar sekolah relatif sedikit,” ujarnya.
Kepala SMK Negeri 1 Tomohon Bastian Turambi juga membenarkan sekolahnya masih menerima pendaftaran karena kuota belum terpenuhi. Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Langowan Moody Karundeng menjelaskan bahwa sekolahnya masih memiliki ketersediaan untuk sekitar 11 rombongan belajar, sehingga pendaftaran dibuka kembali.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Langowan Moody Karundeng S.Pd
Untuk SMA Negeri 3 Manado, Kepala Sekolah Deltje Lendo menyampaikan hingga saat ini baru tercatat sekitar 370 pendaftar, sementara kuota yang tersedia mencapai 12 rombel atau setara 432 siswa. “Kami masih membuka pendaftaran kembali,” tegasnya.
Dukungan Dinas Pendidikan Daerah
Terpisah, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara Jefry Umboh, S.Pd., M.Pd., membenarkan kebijakan ini kepada wartawan pada Rabu (22/7). Ia menegaskan Dikda memberikan kesempatan kepada seluruh sekolah yang kuotanya belum terpenuhi untuk membuka pendaftaran tambahan hingga akhir Agustus 2026.
“Kami tetap memberikan kesempatan bagi sekolah yang kuotanya belum terisi untuk menerima siswa baru. Hal ini penting untuk memastikan seluruh lulusan SMP dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, tidak ada yang putus sekolah,” ujar Jefry Umboh. Ia juga menambahkan bahwa masih cukup banyak SMA dan SMK di Sulut yang memiliki ketersediaan tempat.

Foto – Kepsek SMA Negeri 3 Manado Deltje Lendo S.Pd .M.Si
Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan SPMB gelar utama pada 2–24 Juni 2026 berjalan lancar. Demikian pula kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan serentak pada 13–17 Juli lalu di seluruh 462 SMA dan SMK negeri maupun swasta di Sulut, berjalan aman tanpa ditemukan kasus kekerasan, perpeloncoan, maupun perundungan.
Saat ini, proses belajar mengajar tahun ajaran baru 2026/2027 telah resmi dimulai sejak Senin (20/7/2026). “Kami optimis seluruh kegiatan pembelajaran akan berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Jefry Umboh.(Fanny)





