Menu ✖

Mode Gelap
Geger! KSP Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

Manado · 22 Jul 2026 12:59 WITA ·

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia


 Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Utara Vionita Kuera, memaparkan Ranperda usul prakarsa DPRD tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Provinsi Sulut yang digelar baru-baru ini. Menurut Vionita, tugas pembentukan peraturan daerah tidak hanya sebatas menyusun regulasi, tetapi juga memastikan setiap perda yang dihasilkan memiliki landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis yang kuat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sulut.

“Perlindungan terhadap Perempuan dan merupakan bagian penting dari upaya penegakan hak asasi manusia dan melindungi dari kekerasan, Diskriminasi dan Ekspoilitasi,” ujar Vionita saat menyampaikan laporannya diparipurna internal Senin (20/07/2026).

Anggota Fraksi Partai Golkar itu menegaskan, berbagai regulasi dan kebijakan terus diupayakan guna memastikan hak-hak perempuan dan anak. Ia mengungkapkan, data dari instansi terkait menunjukkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan. Selain itu, kondisi geografis Sulut yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan juga menjadi tantangan dalam pemerataan layanan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan serta anak.”Dibutuhkan kebijakan daerah yang komprehensif dan terintegrasi sebagai landasan untuk memperkuat sistem pencegahan, pendampingan, serta rehabilitasi yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi perempuan dan anak,” tefas Vionita

Ia menambahkan, visi pembangunan Provinsi Sulut sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yakni menuju Sulut Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan”, menempatkan pembangunan manusia sebagai pilar utama pembangunan daerah.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 965 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teladan Kesetiaan Iman Ayah Kami Jason Simbolon: Tidak Tergoda Aroma Harumnya Kopi Sidikalang

4 November 2026 - 22:03 WITA

2000 Kader PDI Perjuangan Sulut Ikut Rakor Tiga Pilar Puan Maharani Dijadwalkan Hadir

4 November 2026 - 15:08 WITA

2000 Kader PDI Perjuangan Sulut Ikut Rakor Tiga Pilar Puan Maharani Dijadwalkan Hadir

4 November 2026 - 12:58 WITA

Polisi Siapkan 500 Pasukan Amankan Aksi Demo di Kantor DPRD Sulut

4 November 2026 - 11:23 WITA

Prof Roike Montolalu Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor Unsrat, Tiga Calon Lain Rencana Mendaftar Kamis 5 November 2026

3 November 2026 - 23:11 WITA

TKA di Sejumlah SMA dan SMK Sulut Gelombang Kedua Berjalan Lancar, Listrik dan Server Online Tanpa Gangguan

3 November 2026 - 23:00 WITA

Trending di Manado