Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 17 Apr 2025 14:54 WITA ·

Garda Tipikor dan APTISI Sulut Gagas Dialog Bertajuk Semangat Bela Negara Ditengah Lesunya Perekonomian Dunia


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com – Ditengah tantangan ekonomi global dan nasional yang masih lesu, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sulawesi Utara bersama Garda Tipikor Sulawesi Utara menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan tema “Semangat Bela Negara di Tengah Perekonomian yang Lesu”, bertempat di The Gade Coffee, Jl. Pierre Tendean, Manado, Rabu (16/04).Kegiatan yang dirancang sebagai ruang edukatif dan inspiratif untuk menumbuhkan semangat bela negara di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai landasan untuk memperluas wawasan kebangsaan dan memperkuat pemahaman bahwa bela negara bukan semata-mata dalam bentuk pertahanan militer, tetapi juga melalui kontribusi di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Foto Bersama peserta dialog APTISI dan Garda Tipikor

“Bela negara itu tidak hanya soal mengangkat senjata. Ketika masyarakat tetap bekerja keras, menjaga integritas, menolak praktik korupsi, dan ikut membangun ekonomi, itu juga bagian dari bela negara. Karena krisis ekonomi, kalau tidak ditanggapi dengan semangat gotong royong dan nasionalisme, bisa melemahkan daya tahan bangsa,” tegas Risat saat memaparkan materi Rabu (16/4/2025)

Senada dengan itu, Pratikno dari PT Pegadaian juga menyampaikan bahwa literasi keuangan juga merupakan bagian penting dari upaya bela negara di era modern. Salah satu instrumen yang direkomendasikannya adalah investasi emas, yang dinilai sebagai solusi cerdas dan tidak lekang oleh waktu.“Di tengah gejolak ekonomi global, emas tetap menjadi pilihan aman. Kami di Pegadaian terus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai belajar dan membiasakan diri dengan investasi. Emas adalah salah satu yang paling mudah dijangkau dan dipahami,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Pegadaian juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, sebagai bentuk kontribusi dalam menguatkan fondasi ekonomi masyarakat. Program-program seperti edukasi keuangan, pelatihan kewirausahaan, hingga kemitraan dengan universitas menjadi bagian dari langkah strategis Pegadaian dalam mendukung ketahanan ekonomi berbasis penguatan sumber daya manusia.

Melengkapi diskusi, perwakilan dari PT Penerbit Erlangga, I Kadek Sutanegara, menyampaikan bahwa peran literasi dalam membentuk karakter generasi muda sangat penting untuk menumbuhkan semangat bela negara sejak dini. Erlangga, secara konsisten menerbitkan buku-buku edukatif seperti tema anti perundungan, anti korupsi, dan anti narkoba, yang menjadi fondasi pembentukan karakter bangsa.“Ini adalah bagian dari bela negara dalam konteks pendidikan. Untuk mewujudkan generasi emas di masa depan, kita harus mulai dari pembentukan SDM yang mumpuni sejak sekarang. Ketika SDM sudah baik—berintegritas dan berdaya saing—maka ekonomi akan membaik dengan sendirinya,” ujar Kadek.

Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama APTISI Sulut, GTI Sulut, dan didukung oleh PT Pegadaian serta PT Penerbit Erlangga, juga menghadirkan narasumber dari berbagai sektor strategis, yakni Risat Sanger, SIP. (Ketua Forum Pimpinan Daerah Relawan Sulut), Pratikno (Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado), dan Rendra Yuwana Wahyu Utomo (Kepala PT Penerbit Erlangga Cabang Manado), serta dihadiri oleh pengurus APTISI Sulut dan GTI Sulut. (Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,044 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Trending di Health