Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 12 Okt 2024 21:15 WITA ·

FPDR Sulut Dan GAK Milenial Manado, Ingatkan Masyarakat Tidak Memilih Kepala Daerah Mantan Koruptor


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO, Sulutnews.com – Semangat gerakan perjuangan menjaga eksistensi kepemimpinan Daerah yang tidak terkontaminasi Korupsi terus digelorakan Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi  (FPDR) Sulut dan Gerakan Anti Korupsi (GAK) Milenial Kota Manado. Terbukti pada Sabtu 11 Oktober 2024 lewat giat jalan sehat di Kawasan Mega Mall, FPDR dan GAK mengkampanyekan kepada masyarakat Sulut agar pada Pilkada serentak 27 November 2024, jangan salah memilih pemimpin yang nyata nyata dipenjara karena kasus Korupsi.

Korupsi adalah virus barbahaya yang harus diperangi, untuk itu kami menyerukan agar masyarakat Sulut tidak memilih Gubernur atau Walikota dan Bupati yang mantan narapidana Korupsi yang sudah merugikan rakyat, dan merampok uang rakyat  untuk memimpin Sulut atau di Kab/Kota,” tegas Ketua FPDR  Sulut, Risat Sanger, SIP didampingi Ketua Harian Inka Ruru  dan sekretaris Laurensius Reng Serta Koordinator GAK Milenial Manado Dave Sengkey dan Sekertaris David Mengko

Risat juga mengatakan gerakan jangan pilih koruptor perlu dilakukan agar masyarakat ada “alarm”sebelum hari H pemilihan agar tidak salah memilih yang akibatnya fatal.berharap, agar masyarakat Sulut yang pintar, dapat bijak memilih pemimpin daerah, karena jika yang  bersangkutan adalah mantan napi koruptor dan punya indikasi korupsi, maka akan sangat merugikan masyarakat itu sendiri.” Ketika  Koruptor ini  dipercaya memimpin daerah,  maka besar kemungkinan perbuatan yang sama akan dilakukan kembali. Penyimpangan uang  rakyat terjadi dan yang rugi adalah kita sendiri, masyarakat.Jadi sekali lagi kami ingatkan jangan Pilih Mantan Koruptor,” tandasnya.

Risat juga memastikan kegiatan yang sama akan  dilakukan disejumlah Kabupaten/Kota di wilayah Sulut sebagai bentuk kampanye agar kita.tidak memberikan koruptor atau mantan napi koruptor jabatan, karena hakekatnya mereka seharus nya dihukum mati, bukan diberikan jabatan,” pungkasnya (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,400 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KPI Sulut Gelar Sidang Penyelesaian Sengketa PTSL

16 Juni 2026 - 07:42 WITA

Royke Roring Ingatkan Pentingnya Sinkronisasi RT/RW Provinsi ke Kabupaten dan Kota

16 Juni 2026 - 07:04 WITA

Peran Perempuan Dalam PI dan PK GMIM Hinga di HUT Ke-195 Sangat Besar, Sudah Saatnya Dorong Ketua BPMS GMIM Dari Perempuan

15 Juni 2026 - 23:58 WITA

Sekda Minahasa Lynda Wantania : Pemilihan Hukum Tua Serentak di 129 Desa Rabu 17 Juni Siap Digelar, Panitia Harus Profesional, Netral dan Transparan

15 Juni 2026 - 23:54 WITA

Siswa SMA dan SMK Mendaftar Lewat SPMB Hingga Minggu 14 Juni Sebanyak 13.971, Kadis Dikda Femmy Suluh Optimis Akan Bertambah Hingga 24 Juni

14 Juni 2026 - 23:01 WITA

Michaela Elsiana Paruntu dan Royke Anter Bawa Aspirasi Mahasiswa Sulut ke DPR-RI dan Setneg

14 Juni 2026 - 17:13 WITA

Trending di Jakarta