Manado,Sulutnews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menegaskan komitmen penuh menciptakan iklim investasi yang kondusif, sehat, dan berkelanjutan. Langkah ini diambil guna mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Hal tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulut, Jemmy Ringkuangan, S.IP., M.Si., dalam keterangannya kepada awak media di Manado, Kamis (23/7).
Menurut Ringkuangan yang juga sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional Provinsi Sulawesi Utara (DPD-IKAL-Sulut), menyambut baik setiap rencana penanaman modal yang memberikan nilai tambah nyata bagi daerah, taat pada peraturan perundang-undangan, menghormati hak-hak masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Kami sangat terbuka dan menyambut hangat para investor yang ingin menanamkan modalnya di Sulawesi Utara. Namun, keterbukaan ini tetap dibarengi syarat mutlak: seluruh kegiatan harus mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. Investasi yang bertanggung jawab adalah mitra strategis kita dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Foto – Jemmy Ringkuangan S.IP. M.Si Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Sulut.
Pemprov Sulut menegaskan setiap kegiatan usaha wajib berjalan sesuai koridor hukum. Jika terdapat laporan atau indikasi pelanggaran terkait aspek lingkungan, perizinan, maupun ketentuan lainnya, hal tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi oleh instansi berwenang dengan mengedepankan asas objektivitas, transparansi, dan kepastian hukum.
Terkait Aktivitas PT Futai di Bitung
Merespons berbagai aspirasi masyarakat mengenai aktivitas PT Futai di Kota Bitung, Jemmy Ringkuangan menyampaikan bahwa Pemprov Sulut memberikan perhatian serius dan menghormati sepenuhnya proses pengawasan serta penegakan hukum yang sedang dijalankan oleh lembaga yang berwenang.
“Kami tidak akan mendahului hasil pemeriksaan yang sedang berjalan. Namun, kami memastikan setiap laporan yang masuk akan ditangani secara profesional, berdasarkan fakta di lapangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan” ujarnya.
Ringkuangan menegaskan kembali bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pengembangan investasi, perlindungan lingkungan, serta kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas.
“Sulawesi Utara terbuka bagi siapa saja yang berkomitmen membangun daerah secara bertanggung jawab. Investasi harus membawa manfaat nyata, menjaga kelestarian alam, dan taat hukum. Itulah fondasi pembangunan berkelanjutan yang kami pegang” tambahnya.
Pemprov Sulut mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjalin kemitraan yang harmonis dengan masyarakat sekitar, menerapkan tata kelola usaha yang baik, serta menjadikan kepatuhan hukum dan tanggung jawab lingkungan sebagai budaya operasional perusahaan.
“Kami membutuhkan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Akan tetapi, yang kami butuhkan adalah investasi yang taat aturan dan ramah lingkungan, yang benar-benar menjadi bagian dari masa depan Bumi Nyiur Melambai,” pungkas Jemmy Ringkuangan.(Fanny)





