Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 26 Mar 2026 20:30 WITA ·

DPRD Sulut Menggelar Paripurna Mendengarkan LKPJ Gubernur YSK Tahun 2025


DPRD Sulut Menggelar Paripurna Mendengarkan LKPJ Gubernur YSK Tahun 2025 Perbesar

MANADO,Sulutnews.com– DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2025, yang berlangsung di ruang rapat DPRD Sulut, Rabu (25/3/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD, Fransiscus Silangen, didampingi para wakil ketua, Michaela Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene.Berbagai capaian dan upaya pembangunan yang telah diupayakan dapat menjadi landasan yang kuat untuk melangkah kebih maju kedepan.

“Berharap kepemimpinan Gubeenur dan Wakil Gu ernur semakin Kuat, sinergi bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan, dalam mendorong laju lercepatan pembangunan daerah, peningkatan kesejajtraan masyarakat serta mwnciptakan tata kelolah pemerintahan yang semakin baik, transparansi dan akuntabel,” ungkap Fransiscus Silangen

Sememtara itu dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada DPRD, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.“LKPJ adalah instrumen yang menghubungkan mandat rakyat yang dijalankan eksekutif dengan fungsi pengawasan legislatif. Ini menjadi momentum evaluasi bersama terhadap pelaksanaan pembangunan daerah,” ujar gubernur YSK

Ia menyebut, tahun 2025 merupakan masa transisi yang penuh tantangan sekaligus peluang dalam melanjutkan program strategis pembangunan menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Kinerja Keuangan Daerah

Dalam paparannya, gubernur menyampaikan realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp3,65 triliun atau 96,38 persen dari target sebesar Rp3,78 triliun. Sementara realisasi belanja daerah tercatat Rp3,32 triliun atau 91,36 persen dari total anggaran.

Menurutnya, capaian tersebut didukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk melalui digitalisasi layanan pajak kendaraan serta pengelolaan aset daerah yang lebih produktif.

Capaian Sektor Strategis

Pada sektor pelayanan dasar, Pemprov Sulut mencatat sejumlah capaian, di antaranya:

• Pendidikan: Penguatan SMK berbasis industri serta pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan

• Kesehatan: Penurunan stunting dan peningkatan layanan rumah sakit rujukan

• Infrastruktur: Pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi untuk mendukung konektivitas

• Perumahan: Program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH)

• Keamanan: Penguatan sinergi penanganan bencana dan ketertiban umum

Selain itu, pada sektor non-pelayanan dasar, pemerintah juga mendorong ketahanan pangan melalui gerakan pangan murah, peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan di BLK, serta penguatan konektivitas transportasi.

Sektor Unggulan

Gubernur juga menyoroti pengembangan sektor unggulan daerah, seperti:

• Pariwisata melalui revitalisasi destinasi dan pembukaan rute internasional

• Kelautan dan perikanan dengan dukungan sarana tangkap dan ekspor

• Pertanian dan perkebunan melalui hilirisasi komoditas

• Energi dengan penyediaan listrik 24 jam di sejumlah pulau

Ia menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong pembangunan yang merata.

“Komitmen kami adalah memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika di lapangan,” kata Gubernur.

Rapat paripurna ini menjadi bagian penting dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam pembangunan Sulawesi Utara ke depan.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 957 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepala BPBD Sulut Adolf Tamengkel Minta Warga Tetap Waspada Karena Ada Gempa Susulan, Belum Ada Korban Jiwa Dan Kerusakan Berat Pasca Gempa 7,7 SR

8 Juni 2026 - 12:25 WITA

BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

8 Juni 2026 - 08:00 WITA

Polda Sulut Adakan Operasi Patuh Lokon 8-21 Juni 2026

7 Juni 2026 - 23:05 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Plt Sekertaris DPRD Sulut Bernaur Bersama di Inspired by Nature: For Climate, For Our Future

7 Juni 2026 - 12:00 WITA

Polres Minsel Gelar Sidak Penyaluran BBM Bersubsidi di Tiga SPBU

6 Juni 2026 - 21:47 WITA

Penamatan 253 Siswa SMP Negeri 7 Manado Dilakukan Sederhana, Kepsek Riva Rori Minta Jaga Almamater Dan Berkarakter Baik

6 Juni 2026 - 13:25 WITA

Trending di Manado