Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 18 Jul 2026 23:30 WITA ·

Kadis Dikda Femmy Suluh Apresiasi MPLS di SMA dan SMK Hinga Hari Terakhir Lancar Tanpa Kekerasan dan Bullying


Foto : Dr.Femmy Suluh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Perbesar

Foto : Dr.Femmy Suluh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara

Manado, Sulutnews.com – Kadis Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulawesi Utara ( Sulut) Dr Femmy Suluh M Si bersyukur dan berikan apresiasi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) disatuan pendidikan SMA dan SMK selama lima hari Senin 13 Juli hinga hari terakhir Jumat 17 Juli 2026 lancar tanpa ada kekerasan dan bullying.

” Ya kita bersyukur dan berikan apresiasi karena hasil pemantauan langsung dan laporan dari Kepsek tidak ada kekerasan atau bullying selama pelaksanaan MPLS
” kata Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M Si kepada wartawan Sulutnews.com Sabtu (18/7/26) menangapi berakhirnya MPLS SMA dan SMK Negeri dan Swasta di Sulut Jumat 17 Juli 2026. MPLS di Sulut berlangsung di 462 SMA dan SMK Negeri dan Swasta tersebar di 15 Kabupaten dan Kota.

Dikatakan oleh Kadis Femmy Suluh MPLS Ramah lingkungan, anak dan biaya lancar itu juga karena adanya koordinasi dan kolaborasi yang baik semua satuan pendidikan dilingkungan Dikda Sulut. Dan semua satuan pendidikan ikut juknis dan Permendikdasmen No 12 Tahun 2026 sehinga lancar

MPLS kata Kadis sangat berkesan bagi siswa karena MPLS sangat bermanfaat untuk pengenalan potensi diri, pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan Guru dan sesama siswa serta fasilitas sekolah.

Sekolah juga berinovasi melakukan MPLS sesuai Juknis yang ada. Bahkan orang tua juga mengapresiasi pelaksanaan MPLS.

Kadis harapkan semua siswa akan mulai belajar dengan baik, pekan depan setelah ikut MPLS dan mematuhi tata tertib serta para Guru dapat mendorong anak anak bertumbuh dan berkembang.

Bahkan dukungan orang tua juga memastikan anak anak bisa mempraktekkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

MPLS Berdampak Positif

Sejumlah Kepala Sekolah kepada Wartawan Sulutnews.com Sabtu (18/7/26) mengatakan, MPLS Ramah berjalan baik lancar hinga hari terakhir Jumat 17 Juli .Dan tidak ada kekerasan, bullying dan perpeloncoan oleh panitia .MPLS justru berdampak positif bagi siswa karena siswa baru langsung mengenal lingkungan sekolah masing masing dan juga banyak mengetahui materi terkait membangun karakter yang baik.” Jadi MPLS disekolahnya lancar dan menyenangkan bagi 612 siswa baru” kata Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S Pd.MM. Materi MPLS Ramah lingkungan, murid dan biaya kita lakukan sesuai Juknis yang ada.

Begitu juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Amurang di Kabupaten Minahasa Selatan Swingly Liow S.Pd.M.Pd. Selama lima hari Senin 13 Juli hinga Jumat 17 Juli 396 siswa baru penuh semangat ikut MPLS dan mendengar materi dari guru guru dan dari luar. Sangat baik MPLS dan tidak ada kekerasan dan bullying. MPLS juga lebih banyak nilai positifnya.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Amurang Minsel Swingly Liow S.Pd.M.Pd

Hal yang sama juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adhywisna S.Pd. Ada 396 siswa yang ikut MPLS selama lima hari dan diakhiri dengan kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga dan kegiatan lainya dan dihadiri juga kakak kelas XI dan XII sehinga ada rasa kebersamaan.

Selama MPLS lancar tanpa kekerasan dan bullying. Siswa bersemangat dan banyak mengenali lingkungan sekolah dan juga proses belajar di SMA Negeri 2 Kotamobagu berakreditasi ” A ” ungul. Dengan MPLS siswa ketika akan mulai belajar pekan depan tidak kaku lagi” kata Kepsek I Ketut Gunawan Adywisna. Ada juga materi dari pembica lain yang tujuanya untuk penguatan karakter siswa

MPLS di SMK

Sementara itu pelaksanaan MPLS di SMK Negeri 2 Kota Bitung menurut Kepsek Meryanti Taengetan S.Pd kepada Wartawan Sulutnews.com Sabtu (18/7/26) mengatakan, MPLS berjalan lancar diikuti sekitar 437 siswa baru. Selama MPLS siswa baru mendapat materi terkait potret SMK Negeri 2 dengan 12 program keahlian. Dan juga penguatan karakter dan disiplin siswa.” Tidak terjadi kekerasan dan bullying semua berjalan sesuai Juknis dan Permendikdasmen No 12 Tahun 2026″ ujar Kepsek.

Foto – Kepsek SMK Negeri 2 Kota Bitung Meryanti Taengetan S.Pd

Sedangkan di SMK Negeri 1 Ratahan di Kabupaten Minahasa Tengara menurut Kepsek Anna Powa S.Pd berjalan lancar MPLS selama lima hari. ” Kita bersyukur lancar tanpa kekerasan dan bullying serta perpeloncoan” ujar Kepek Anna Powa kepada wartawan Sulutnews.com Sabtu (18/7/26) lewat telepon. Menurut Kepsek ada 183 siswa baru yang ikut dengan materi terkait potret sekolah termasuk tujuh program keahlian dan lingkungan sekolah kita sampaikan dalam MPLS.
” Saya optimis siswa baru ketika mulai belajar pekan depan sudah mengetahui lingkungan sekolah” ujar Kepsek. ( Fanny)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

APBD Sulut Tahun 2027 Wajib Alokasikan Dana Untuk Program Kesehatan Masyarakat

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Banggar DPRD DKI Jakarta Kunjungi DPRD Sulut. Fransiscus Silangen : Strategis Untuk memperkuat sinergitas antarlembaga legislatif

18 Juli 2026 - 18:38 WITA

Ruben Saerang : Perlu Revisi Tata Gereja GMIM Untuk Alokasikan Dana Pendidikan 5 Persen

17 Juli 2026 - 23:36 WITA

MPLS Ramah di Manado Berjalan Lancar Hingga Hari Keempat Siswa Tetap Semangat Tanpa Kekerasan

17 Juli 2026 - 13:57 WITA

Ketua Sinode GMIM Pdt Dr Adolf Wenas Lantik Pnt Febry Dien Sebagai Ketua Tim Transformasi Pendidikan GMIM, Prof Yohanes Surya Menjadi Dewan Pakar

16 Juli 2026 - 23:43 WITA

1.608 Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Lulus di Unsrat, Masih Buka Gelombang II Untuk 28 Prodi di 8 Fakultas Kouta 1.318 Maba

16 Juli 2026 - 23:29 WITA

Trending di Manado