Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Boltim · 25 Feb 2023 11:10 WITA ·

Distan Boltim Dan Bank BRI Salurkan Kartu Tani


Foto:Tampak saat sosialisasi dengan Masyarkat. Perbesar

Foto:Tampak saat sosialisasi dengan Masyarkat.

Boltim, Sulutnews.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) salurkan kartu tani di Kecamatan Nuangan.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Boltim, Mat Sunardi Rabu 22 Februari 2023 mengatakan, hal ini dilakukan karena program pelayanan pupuk bersubsidi tahun ini banyak mengalami perubahan nantinya kedepan para petani harus menggunakan kartu tani berbasis non tunai.

“Program pelayanan pupuk subsidi mengalami banyak perubahan di tahun ini yang dalam penebusannya cukup dengan KTP dan ke depan akan menggunakan sistem kartu tani berbasis non tunai,”Jelas Sunardi.

Lanjut dia, kebijakan akan diterapkan pada tahun ini khususnya pada Daerah yang mempunyai akses jaringan internet.

“Hal yang dimaksudkan untuk meminimalisir peluang penebusan pupuk bagi yang tidak berhak,”Kata Sunardi.

Ditambahkannya lagi, penyaluran kartu tani kepada para petani agar dapat mencegah pihak – pihak tidak bertanggung jawab menyalahgunakan harga pupuk non subsidi.

“Harga pupuk non subsidi membuat orang yang tidak bertanggung jawab dapat memanfaatkan selisih harga untuk mencari keuntungan, namun dengan kartu tani akan dapat di cegah  peluang yang akan menyalagunakan karena terekem dalam sistem by name by adres dan luas lahanya, karena saat pengusulan sudah dilengkapi dengan tikor dan lolygon,”Terangnya.

Kebijakan ini lanjut Sunardi, ditempuh mengingat beban Pemerintah terhadap subsidi makin berat baik sektor pertanian maupun subsidi lainya.

“Sehingga dengan kondisi seperti ini Saya mengharapkan bagi petani agar dapat menggunakan pupuk dengan efisien bila belum mencukupi karena kuota pupuk non subsidi terbatas,”Kuncinya (Ayla)

Artikel ini telah dibaca 687 kali

Baca Lainnya

Tegas, Kapolres Golfried Hasiholan Peringatkan Personel Gunakan Senpi Sesuai SOP

29 Juni 2026 - 17:48 WITA

Rahman Salehe Tunjukan Sikap Toleransi Percayakan Saudara Nonmuslim Ketua Panitia Kurban

28 Mei 2026 - 21:08 WITA

Kapolres Golfried Hasiholan Resmikan Rumah Dinas dan Rusun Hunian Nyaman Bagi Personil

12 Mei 2026 - 17:59 WITA

Mafia Tanah Mulai Cari Mangsa di Boltim, Modus Sertifikat Palsu

9 Mei 2026 - 20:49 WITA

Kepemimpinan Oskar – Argo Pemkab Boltim Raih Prestasi Gemilang Tingkat Nasional

16 April 2026 - 21:07 WITA

BSG Cabang Tutuyan Gelar Sosialisasi Transaksi Non Tunai Untuk Dana Kapitasi Puskesmas

15 April 2026 - 23:03 WITA

Trending di Boltim