MANADO, SULUTNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama jajaran DPRD Boltim melaksanakan audiensi strategis dengan Komisaris dan Direksi Bank SulutGo di Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado, Rabu (13/05/2026). Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan kantor Bank SulutGo di Tutuyan, ibu kota Kabupaten Boltim.
Rombongan dipimpin oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., serta didampingi oleh Ketua DPRD Boltim, Meddy Lensu, S.T., dan sejumlah anggota dewan. Mereka diterima langsung oleh Komisaris Bank SulutGo, Djafar Alkatiri, Direktur Umum, Joubert Dondokambey, serta Direktur Kredit, Esther Caesarina Rumpengan.

Peran Strategis DPRD dalam Mendorong Akses Perbankan
Kehadiran DPRD Boltim dalam audiensi ini menegaskan peran legislatif sebagai jembatan aspirasi masyarakat sekaligus pengawal kebijakan pembangunan daerah. Ketua DPRD Meddy Lensu menyampaikan bahwa pembangunan kantor Bank SulutGo di Tutuyan merupakan kebutuhan mendesak yang selama ini terus disuarakan oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil dan aparatur desa yang kesulitan mengakses layanan perbankan secara optimal.
“Kami di DPRD telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait keterbatasan akses ke layanan perbankan. Saat ini, masyarakat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan Bank SulutGo. Oleh karena itu, kami mendorong agar pembangunan kantor di Tutuyan segera direalisasikan,” tegas Meddy Lensu dalam pertemuan tersebut.
Anggota DPRD yang turut hadir juga menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya perlunya kantor yang representatif dengan fasilitas lengkap, serta penempatan tenaga kerja yang kompeten agar pelayanan kepada nasabah dapat berjalan maksimal. Mereka menekankan bahwa keberadaan kantor Bank SulutGo di Tutuyan tidak hanya akan memudahkan transaksi keuangan, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Sulawesi Utara.

Komitmen Pemerintah dan Bank SulutGo
Bupati Oskar Manoppo menyampaikan bahwa hingga saat ini Bank SulutGo di Kabupaten Boltim belum memiliki bangunan kantor milik sendiri. Kehadiran kantor yang representatif di Tutuyan dinilai menjadi kebutuhan penting guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan dan aktivitas perekonomian daerah.
“Audiensi ini merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan Bank SulutGo dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih baik, mudah dijangkau, dan semakin optimal bagi masyarakat Boltim,” ujar Bupati.
Sementara itu, Komisaris Bank SulutGo, Djafar Alkatiri, menyambut baik inisiatif Pemerintah dan DPRD Boltim. Ia menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap usulan pembangunan kantor cabang di Tutuyan dan akan melakukan kajian lebih lanjut terkait kesiapan infrastruktur dan potensi ekonomi di wilayah tersebut.
Tinjauan Langsung ke Lokasi
Usai audiensi, rombongan bersama tim dari Bank SulutGo langsung menuju Tutuyan untuk melakukan peninjauan lapangan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan dan kelayakan lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan gedung kantor Bank SulutGo.
Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan DPRD Boltim yang ingin memastikan bahwa lokasi yang dipilih benar-benar strategis dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Mereka juga menyoroti aspek ketersediaan lahan, akses jalan, serta potensi pengembangan di sekitar lokasi.

Harapan untuk Masa Depan
Bupati Oskar Manoppo berharap rencana pembangunan kantor Bank SulutGo tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
“Saya berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Boltim. Kami akan terus mengawal proses ini hingga terwujud,” pungkas Bupati.
Ketua DPRD Meddy Lensu menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan mendorong percepatan realisasi pembangunan kantor Bank SulutGo di Tutuyan.
“DPRD akan memastikan bahwa pembangunan ini tepat sasaran dan benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kami juga akan mengawal agar proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan berjalan transparan dan akuntabel,” tutup Meddy.(*/Adv/Hidayat)





