BOLTIM – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., menegaskan kepada personelnya agar menggunakan Senjata Api (Senpi) dinas sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).
Hal ini ditegaskan Kapolres saat pelaksanaan apel pagi di Lapangan Mako Polres Boltim, Senin 29 Juni 2026.
Kapolres Golfried meminta seluruh personel operasional di lapangan untuk tidak gegabah. Ia menekankan pentingnya edukasi dan pemahaman mendalam mengenai tata cara penggunaan senpi agar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Hal ini merespon beberapa insiden di wilayah lain terkait penanganan tersangka bersenjata tajam yang berujung fatal.
“Setiap tindakan di lapangan wajib mengedepankan profesionalisme dan proporsionalitas. Semua harus berpedoman pada aturan dan SOP yang ada,” tegas Kapolres.
Dalam arahannya, Kapolres menggarisbawahi beberapa poin krusial yang harus dipatuhi oleh anggota Polres Boltim diantaranya penggunaan senjata api adalah opsi terakhir dan harus terukur, bukan tindakan spontan tanpa perhitungan. Personel lapangan wajib terus memperbarui pemahaman regulasi penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian. Selain kesiapan senjata, kesiapan fisik juga menjadi sorotan. Kapolres meminta anggotanya rajin berolahraga demi menjaga kebugaran.
“Jaga kesehatan dan manfaatkan waktu untuk berolahraga rutin. Kesehatan adalah modal utama. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang jernih, kita dapat memberikan pelayanan terbaik dan mengambil keputusan yang tepat di lapangan,” tambah AKBP Golfried.
Apel pagi yang berlangsung dengan penuh disiplin ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, serta ASN Polri di lingkungan Polres Boltim.***





