Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 18 Jul 2024 09:49 WITA ·

Di Rote Ndao Viral di Media Sosial : ASN Diduga Tekan Aparat Desa Untuk Pilih Paket Tertentu


Di Rote Ndao Viral di Media Sosial : ASN Diduga Tekan Aparat Desa Untuk Pilih Paket Tertentu Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Beredar di media sosial Group Anak Rote Anti Korupsi (ARAK) Rabu 18 Juli 2024 sebuah akun bernama peserta anonim mengungkapkan adanya dugaan bahwa beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) menekan aparat desa untuk memilih paket tertentu dalam sebuah agenda politik.

Dugaan ini melibatkan sejumlah pejabat dan perangkat desa di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam unggahan tersebut, akun anonim tersebut menuduh beberapa ASN, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Pantai Baru, Camat Lobalain, Camat Rote Selatan, dan Camat Rote Barat Daya, serta sejumlah kepala desa, melakukan tekanan kepada aparat dan perangkat desa untuk mengarahkan masyarakat memilih paket tertentu. Bahkan, disebutkan bahwa perangkat desa turut serta memasang dan membagikan atribut-atribut paket tersebut kepada masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan tindakan ini. Surat edaran dari Pejabat Bupati Rote Ndao yang melarang ASN dan perangkat desa terlibat dalam politik praktis tampaknya tidak dihiraukan,” tulis akun anonim tersebut.

Menanggapi hal ini, masyarakat yang resah berharap Pejabat Bupati Rote Ndao segera mengambil tindakan tegas. “Kami mohon perhatian dari Pejabat Bupati untuk melihat masalah ini dengan serius. Kami sudah menerima laporan dari berbagai masyarakat dan sudah mengantongi nama-nama oknum yang terlibat,” lanjut akun tersebut.

Tindakan ini dinilai mencoreng netralitas ASN dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan setempat. Pejabat Bupati Rote Ndao diharapkan segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti melanggar aturan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait tudingan ini. Masyarakat berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan netral.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 2,752 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional