Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com.Rote Ndao – Dalam kegiatan Reses Perdana yang dilaksanakan di Desa Lekik Dusun Oelau, Kecamatan Rote Barat Daya, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Mikael Manu menerima langsung berbagai usulan penting dari perwakilan lima desa. Pertemuan dalam reses pertama Mikael Manu hari Selasa 19 Mei 2026 di kediaman Obet Soru menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan nyata yang menyangkut kemajuan dan kesejahteraan wilayah mereka.
Steven Nalle bersama Frits Mbuik mengusulkan perhatian utama pada sektor infrastruktur, yaitu perluasan dan peningkatan kualitas jalan. Mereka meminta ditingkatkannya ruas jalan Lotelutun – Busalangga sepanjang 1 kilometer, serta perbaikan Jalan Lotelutun – Mbadokai yang menjadi penghubung strategis bagi empat desa sekaligus: Desa Fuafuni, Desa Dolasi, Desa Fiafangga, dan Desa Sanggandolu. Selain itu, dimohonkan pula peningkatan jalan Meoain menuju Desa Lekik sepanjang 6 kilometer. Di samping itu, mereka juga mengusulkan bantuan alat pertanian berupa handtraktor serta penambahan tenaga penjaga sekolah demi keamanan fasilitas pendidikan.
Selanjutnya, Frits Mbuik selaku Penjabat Kepala Desa Fiafangga menyampaikan usulan untuk wilayah Fiafangga, Lekik, Dolasi, dan Dusun Lotelutu Fau, meliputi: pembangunan jalan tani di tiga desa, pengadaan kawat duri untuk pengamanan fasilitas umum, penyediaan bibit semangka jenis Bintang Asia, percepatan penyaluran pupuk agar tidak terlambat musim tanam, pengadaan alat panen padi ukuran kecil, serta kenaikan insentif bagi pegawai sosial operator desa yang saat ini hanya menerima Rp300 ribu per tahun.
Dari Desa Dolasi, Ester Fulo mengusulkan rehabilitasi dua ruang kelas SD Deranitan, yaitu Kelas Satu dan Kelas Dua, sekaligus pembuatan pagar tembok yang membatasi lingkungan sekolah dengan bibir pantai agar lebih aman dan tertata.
Sementara itu, Zakarias Soru, Obet Soru, dan Martinus Mesah mewakili masyarakat Desa Lekik Dusun Oelau dan Desa Dolasi menyampaikan kebutuhan di bidang perekonomian dan kebutuhan dasar, antara lain: bantuan anakan sapi untuk pengembangan usaha ternak, pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, penyediaan bibit pertanian bawang, padi, dan melon, pengadaan motor air untuk kebutuhan irigasi lahan, penyediaan alat semprot tanaman, serta penambahan kawat duri demi keamanan lingkungan pemukiman.
Mendengar seluruh usulan tersebut, Mikael Manu mencatat setiap poin dengan cermat dan penuh perhatian. Ia berjanji akan memprioritaskan segala kebutuhan yang bersifat mendesak dan langsung menyentuh hajat hidup orang banyak. “Kehadiran kami adalah bukti nyata perjuangan untuk masyarakat. Semua aspirasi soal air, jalan, pertanian, dan pendidikan akan kami bawa ke sidang dewan untuk diperjuangkan alokasi anggarannya,” tegasnya.
Kegiatan reses perdana ini ditutup dalam suasana penuh harapan dan kepercayaan. Bagi warga Desa Lekik Dusun Oelau, Desa Dolasi, Desa Oelasin, Desa Persiapan Fiafangga, dan Desa Fuafuni, pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa suara mereka didengar, diterima dengan penuh tanggung jawab, dan akan terus diperjuangkan demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.







