Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 24 Jun 2026 13:17 WITA ·

Bupati Paulus Henuk Dampingi Dubes RI Bersama Dua Investor Australia Tinju Lansung Proyek Tambag Garam Gatam Nasional


Bupati Paulus Henuk Dampingi Dubes RI Bersama Dua Investor  Australia Tinju Lansung Proyek Tambag Garam Gatam Nasional Perbesar

Reporter: Dance Henukh

Sulutnews.com . Rote Ndao – Bupati Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., mendampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia beserta rombongan pejabat dan mitra usaha meninjau langsung Kawasan Industri Sentral Gatam Nasional Tambak Garam yang terletak di Kecamatan Rote Timur, Rabu 24 Juni 2026. Kunjungan ini menjadi momen strategis untuk melihat perkembangan proyek andalan daerah sekaligus membahas peluang pengembangan dan kerja sama lebih lanjut.

Rombongan yang hadir dalam kegiatan tersebut meliputi:

1. Siswo Pramono, Duta Besar RI untuk Australia
2. Prayoga Limantara, Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Australia
3. Ganis Garnisa, Konsul Ekonomi KJRI Perth
4. Michael Nio, Staf Ekonomi KJRI Perth
5. Tony Pekin, General Manager Marketing & Sales BCI Minerals
6. David Boshoff, Managing Director BCI Minerals

Dalam peninjauan di lokasi, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa proyek tambak garam ini merupakan salah satu potensi unggulan yang menjadi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi Rote Ndao. Ia menjelaskan kondisi lapangan, tahapan pembangunan, serta tantangan dan dukungan yang dibutuhkan agar proyek dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Duta Besar Siswo Pramono menilai lokasi ini memiliki keunggulan geografis dan potensi yang sangat menjanjikan. Kunjungan ini sekaligus menjadi pintu untuk membuka peluang investasi, alih teknologi, dan akses pasar yang lebih luas, termasuk kerja sama dengan mitra usaha dari Australia yang turut hadir dalam rombongan.

Kedatangan rombongan ini menegaskan posisi strategis Rote Ndao dalam pengembangan industri garam nasional. Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, sehingga proyek ini tidak hanya menjadi aset daerah, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan dan kesejahteraan warga Rote Ndao.

Artikel ini telah dibaca 1,473 kali

Baca Lainnya

GURU HARUS TAHU DIRI! Aturan SMP N 2 RBL Bikin Geram Siswa Terlambat Langsung Dipulangkan, Warga Tuntut Guru Terlambat POTONG GAJI Atau pulang Juga!

20 Juli 2026 - 17:23 WITA

LUAR BIASA! Di Tengah Isu Viral Rote, Putry Henukh Siswa SMAN 1 Lobalain Beri Teladan Menggetarkan: Sekolah Rumah Kedua, Disiplin Kunci Selamatkan Masa Depan!

20 Juli 2026 - 13:48 WITA

Bantah Keras Isu Prostitusi di “Tambak Garam” Rote, Polisi Segera Turun Tangan Cek Fakta

20 Juli 2026 - 10:14 WITA

“Tambak Garam” di Rote Ternyata Lokasi Prostitusi! Gadis-gadis Dihancurkan oleh Pelaku di Baliknya

20 Juli 2026 - 09:29 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

DPRD Rote Ndao Komisi II Respon Cepat: Panggil Pimpinan RSUD Ba’a ke RDP Besok, Usut Tuntas Kematian Agustinus Mau

13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Trending di Internasional