Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 13 Des 2024 13:54 WITA ·

BBM di Sulut Tiba-Tiba Berkurang Taufik Tumbelaka : Pemerintah Provinsi Jangan Diam


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO, Sulutnews.com – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Utara tiba-tiba berkurang dan kondisi ini menyebabkan antrian kendaraan terjadi dihampir semua SPBU. Dari pantauan lapangan di sejumlah SPBU / Pom Bensin di Wilayah Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung untuk BBM non solar semuanya penuh dengan antrian.

“Masalah BBM memiliki dampak yang tidak baik terutama sosial ekonomi. Ketersediaan stok yang tidak menentu menjadikan dunia usaha terganggu. Juga dampak terhadap sosial kemasyarakatan aktifitas warga jadi terganggu dan lebih fatal ini terjadi ketika jelang perayaan hari raya Natal dan Tahun baru,” ungkap Taufik masyarakat pengamat Ekonomi Sulut. Jumat (13/12/2024)

Jika dicermati antrian diluar sepeda motor rata-rata diatas 80 kendaraan roda empat dan terlihat tidak ada petugas untuk pengatur kelancaran lalu lintas dan menjaga keamanan. Pertanyaannya, bagaimana peran Pemerintah Provinsi Sulut dalam hal ini Asisten II.” Pemerintah jangan diam harus ada upaya atau langkah untuk segera mengatasi persoalan BBM, karena jika dibiarkan terlalu lama maka tidak hanya Ekonomi dan Sosial kemasyarakatan yang terganggu tetapi bisa meluas ke hal-hal yang menggangu stabilitas keamanan di daerah,” tegas Taufik.

Pemadaman aliran listrik serentak selama 11 jam di Wilayah Suluttenggo yang terjadi pada 10 -11 Desember 2024 jangan sampai dijadikan alasan bagi para pemain BBM sehingga menjadi langkah.”Jangan karena hanya untuk kepentingan pengusaha, kemudian masyarakat yang jadi korban,” ungkap Taufik mengingatkan karena persoalan BBM langkah sering dijadikan celah untuk menjadikan harga naik bukan karena harga Minyak dunia naik tetapi karena hanya untuk menjadikan para pengusaha mencari untung.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,199 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Koalisi Mapalus Pra-Gib Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Prabowo-Gibran dan Program Asta Cita di Kantor DPRD Sulut

25 Juni 2026 - 12:58 WITA

Paripurna DPRD Sulut Tak Lagi Kritis, Aspirasi Masyarakat Jarang Disuarahkan

25 Juni 2026 - 10:19 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut TA 2025 dan Ranperda tentang Anggaran Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.

25 Juni 2026 - 09:49 WITA

Perkuat Fondasi Moral, Ideologi Dan Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bintaljarahdam XIII/Merdeka Bekali Prajurit Hadapi Tantangan Global

24 Juni 2026 - 23:14 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh Bangga Dua Siswa SMA Faith Maengkom dan Gabriel Kamasi Terpilih Utusan Sulut Calon Paskibraka Tingkat Nasional 2026

24 Juni 2026 - 17:01 WITA

Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kanwil DJKN Suluttenggomalut Gelar FKP Tahun 2026

24 Juni 2026 - 16:41 WITA

Trending di Ekonomi