Rote Ndao, Sulutnews.com – Anggota DPR RI Usman Husen menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Rote Ndao dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) tanggal 2-6 Juni 2025 mendatang. Penyerahan ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan bagian dari upaya untuk memajukan sektor pertanian di pulau terluar Nusa Tenggara Timur ini.
Rote Ndao, dengan kondisi geografisnya yang unik, memiliki potensi pertanian yang besar. Namun, keterbatasan akses terhadap teknologi modern menjadi kendala utama bagi para petani. Bantuan alsintan ini diharapkan dapat mengatasi kendala tersebut, meningkatkan efisiensi, dan produktivitas pertanian.
Beragam jenis alsintan disalurkan, disesuaikan dengan kebutuhan dan komoditas Masyarakat.
Yakni Hend Trektor dan Ada banyak 5 ton bantuan pupuk gratis untuk petani dikabarkan telah tiba di gudang pupuk Kabupaten Rote Ndao. Seperti bantuan Alsintan, bantuan pupuk gratis bagi petani ini juga diperoleh melalui aspirasi yang diperjuangkan Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin.Akan sj bagi atau mengerahkan kepada petani Rote Ndao pada tanggal 2 Juni hingga 6 Juni 2025.Dengan alat-alat ini, petani diharapkan mampu mengolah lahan lebih mudah, meningkatkan kualitas panen, dan menekan biaya produksi.
Lebih dari sekadar penyerahan bantuan, Usman Husen juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berdialog langsung dengan para petani. Beliau mendengarkan aspirasi mereka dan memberikan motivasi agar terus semangat dalam bercocok tanam. Hal ini menunjukkan kepedulian dan peran aktif wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di daerah yang membutuhkan dukungan lebih.
“Penyerahan alsintan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan petani Rote Ndao,” ujar Usman Husen. Beliau menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pertanian yang maju dan berkelanjutan di Rote Ndao. Harapannya, bantuan ini akan memberikan dampak positif signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.
Reporter: Dance Henukh






