Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 29 Sep 2025 20:00 WITA ·

DPRD Sulut Segera Bentuk Tim Pengawasan BBM, Solusi Gebuk Mafia Solar


oplus_0 Perbesar

oplus_0

MANADO,Sulutnews.com – DPRD Sulut tidak akan kompromi dengan para mafia Solar, kami bukan hanya mendengar tetapi kami pun merasakan tentang kelangkaan solar, untuk itu dari lubuk hati kami yang paling bersama seluruh stakeholders akan melakukan pertemuan dan mencari siapa dalang penimbunan BBM Solar.

Foto : Aksi Demo solar bersubsidi di Kantor DPRD Sulut

“Kami bukan bermulut manis tapi kami siap mendengar dan mengupayakan. Kami di DPRD juga turut terdampak,” kata politisi Partai Golkar ini

Inggrid Sondakh Anggota DPRD Sulut saat menerima Demo para Sopir Dum truck di Kantor DPRD Sulut Senin (29/9/2025) Siang

Juga politisi Partai Golkar ini mengatakan, DPRD akan memanggil hearing Pemerintah Provinsi, Kapolda Sulut, Komandan Korem (Danrem) 131 Santiago sebagai upaya untuk mencari solusi atas persoalan kelangkaan Solar.” Pressure para pemangku kepentingan agar Mafia Solar yang beroperasi di wilayah Winangun, Ring Road dan Tikala muncul kepermukaan,” ungkap Ingrid

Aspirasi para sopir diutarakan Kordinator Aksi AS-DT, William Luntungan, dalam aksinya tersebut Sopir menyampaikan tujuh poin tuntutan diantaranya:

1. Meminta untuk setiap wilayah Manado, Minut, Bitung, Tomohon, Tondano, Mitra harus ada beberapa SPBU yang diawasi khusus oleh APH, BPH Migas dan pemerintah daerah guna pengawasan penyaluran BBM solar subsidi tepat sasaran. 

2. Copot Kepala BPH Migas dan Pertamina Sulut karena tidak mampu melaksanakan fungsi pengawasan di setiap SPBU. 

3. Meminta Kapolda Sulut untuk bantu perketat pengawasan di setiap SPBU, karena diduga adanya praktek penyalahgunaan gunakan solar subsidi yang dilakukan oleh petugas SPBU.

4. Meminta gubernur dan Pertamina membentuk tim pengawasan BBM solar subsidi yang melibatkan BPH Migas/APH serta perwakilan organisasi dump truck. 

5. Meminta kepada pihak Pertamina untuk mempermudah pengurusan barcode solar subsidi. 

6. Jika kami masih mengalami kesulitan dalam mengisi BBM solar, maka kami akan kembali melakukan unjuk rasa dengan menggerakkan seluruh anggota asosiasi di Sulawesi Utara. 

7. Meminta kepada bapak gubernur untuk mempermudah pengurusan UIN Galian C (material pasir, batu, dll) karena Galian C merupakan salah satu sumber pendapatan bagi kami supir angkutan material.

Massa aksi diterima Anggota DPRD Sulawesi Utara, yakni Inggrid Sondakh; Jeane Laluyan; Roy Octavian Roring; Hillary Tuwo; Euginia Mantiri; Julyeta Paula Runtuwene; Jultje Maringka; Pricilia Rondo; dan Ruslan Abdul Gani. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,013 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sebanyak 336 Siswa Yang Lulus SNBP dan SNBT di Unsrat Manado Tidak Mendaftar Kembali Wakil Rektor 1 Prof Arthur Pinaria Tidak Mengetahui Penyebabnya

26 Juni 2026 - 16:37 WITA

Sonny Marthen : 12 Tokoh Politik Suut Bergabung, Pamor PSI Semakin Meningkat

26 Juni 2026 - 15:43 WITA

Koalisi Mapalus Pra-Gib Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Prabowo-Gibran dan Program Asta Cita di Kantor DPRD Sulut

25 Juni 2026 - 12:58 WITA

Paripurna DPRD Sulut Tak Lagi Kritis, Aspirasi Masyarakat Jarang Disuarahkan

25 Juni 2026 - 10:19 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut TA 2025 dan Ranperda tentang Anggaran Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.

25 Juni 2026 - 09:49 WITA

33.569 Siswa Yang Mendaftar di Jenjang SMA dan SMK di Sulut Hinga Penutupan SPMB Rabu 24 Juni 2026 Malam Pukul 23.00 wita

25 Juni 2026 - 06:50 WITA

Trending di Manado