Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 25 Jun 2026 06:50 WITA ·

33.569 Siswa Yang Mendaftar di Jenjang SMA dan SMK di Sulut Hinga Penutupan SPMB Rabu 24 Juni 2026 Malam Pukul 23.00 wita


Foto - Minggus Theofilian Diamanti S.Pd Kepala Seksi BITK Dikda Sulut Perbesar

Foto - Minggus Theofilian Diamanti S.Pd Kepala Seksi BITK Dikda Sulut

Manado, Sulutnews.com – Sekitar 33.569 siswa lulusan SMP yang mendaftar dijejang SMA dan SMK hinga hari terakhir pelaksanaan Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) di Dikda Sulut pada Rabu malam (24/6/26) pukul 23.00 wita.

Minggus Theofilian Diamanti S.Pd Kepala Seksi Balai Informasi Teknologi dan Komunikasi ( BITK) Dikda Sulut kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Kamis (25/6/26) di Manado mengatakan, 33.569 siswa SMP yang mendaftar itu terdiri dari 15.572 siswa mendaftar di jenjang SMA dan 17.997 siswa mendaftar di SMK termasuk delapan SMA swasta dan SMK swasta yang ikut join SPMB. Untuk SMA Negeri ada sekitar 122 sekolah. Sementara SMK negeri sekitar 94 sekolah.

Melihat jumlah yang mendaftar hinga hari terakhir SPMB sekitar 33.569 maka menurut Minggus ini belum sesuai daya tampung SMA dan SMK sekitar 46.107 siswa.

Karena memang lulusan SMP hanya 41.000 lebih di Sulut.” Jadi masih butuh butuh siswa baru untuk mendaftar” kata Minggus.

Ditambahkan untuk beberapa SMA yang melebihi kouta siswa yang mendaftar hinga hari terakhir SPMB seperti di SMA Negeri 9 Manado, SMA Negeri 1 Manado , SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 di Kota Bitung serta SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 di Kotamobagu itu akan dialihkan kesekolah lain yang koutanya belum penuh.” Kami akan berupaya alihkan kesekolah lain karena masih banyak SMA yang belum penuh kouta tetapi kita ikut aturan yang ada” ujar Minggus. Untuk SMK belum ada yang terpenuhi kouta yang tersedia. Seperti SMK Negeri 1 Manado.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd

Masyarakat tidak perlu kuatir karena semua siswa lulusan SMP itu pasti tertampung disekolah SMA dan SMK baik Negeri dan ada juga swasta. Tidak ada yang tidak sekolah .Dikda akan tetap perhatikan semua lulusan SMP untuk sekolah dijenjang SMA dan SMK. Semua SMA kurikulum sama begitu juga SMK sama.
Menjawab yang lain Minggus mengatakan untuk SMK dan SMA swasta yang besar seperti SMA Eben Haezar, SMA Rexmundi, SMA Dian Harapan, SMA Donbosko Manado, SMA Dian Harapan, SMA Citra Kasih dan SMA dan SMK swasta lainya di 15 Kabupaten dan Kota itu perkiraan 10.000 siswa yang mendaftar itu berdasarkan pengalaman tahun lalu .Namun itu nanti akhir Juli atau hinga Agustus 2026 baru kita lihat dalam dapodik jumlah yang lengkap.

Secara umum menurut Minggus berjalan baik pelaksanaan SPMB yang dilaksanakan Dikda Sulut sejak 2 Juni hinga 24 Juni. Kalau ada ganguan jaringan itu langsung diselesaikan dengan baik.

Melebihi Kouta

Sementara itu Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Kamis (25/6/26) di Manado mengatakan, hinga hari terakhir pelaksanaan SPMB ada sekitar 800 lebih siswa yang mendaftar. Namun kouta kita hanya 576 siswa yang akan diterima terdiri dari jalur domisili 173 siswa, jalur prestasi 202, jalur afirmasi 163, jalur mutasi 28 dan 10 siswa Afirmasih Pendidikan Menengah (ADEM) daerah Terluar, Terdepan dan Tertingal ( 3T) semua jalur sudah penuh. Untuk siswa yang tidak diterima karena kouta sudah penuh itu dialihkan kesekolah lain lewat koordinasi dengan Dikda.

Foto – Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S.Pd.MM

Untuk SMA Negeri 9 juga menurut Kepsek Hendra Masie S.Pd.MM secara terpisah yang mendaftar 800 lebih ini melebihi kouta hanya 612 siswa yang akan diterima” Kita ikut aturan SPMB kalau sudah penuh maka sistim akan menolak bila ditambah” katanya.

Untuk jalur domisili sekitar 184 siswa, jalur prestasi 215, jalur afirmasi 173, jalur mutasi 30 dan siswa ADEM 10 siswa.” Ini tidak bisa ditambah karena jumlah kouta hanya 612 siswa” tambahnya. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Koalisi Mapalus Pra-Gib Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Prabowo-Gibran dan Program Asta Cita di Kantor DPRD Sulut

25 Juni 2026 - 12:58 WITA

Paripurna DPRD Sulut Tak Lagi Kritis, Aspirasi Masyarakat Jarang Disuarahkan

25 Juni 2026 - 10:19 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut TA 2025 dan Ranperda tentang Anggaran Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.

25 Juni 2026 - 09:49 WITA

Perkuat Fondasi Moral, Ideologi Dan Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bintaljarahdam XIII/Merdeka Bekali Prajurit Hadapi Tantangan Global

24 Juni 2026 - 23:14 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh Bangga Dua Siswa SMA Faith Maengkom dan Gabriel Kamasi Terpilih Utusan Sulut Calon Paskibraka Tingkat Nasional 2026

24 Juni 2026 - 17:01 WITA

Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kanwil DJKN Suluttenggomalut Gelar FKP Tahun 2026

24 Juni 2026 - 16:41 WITA

Trending di Ekonomi