Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 25 Jun 2025 22:44 WITA ·

Louis Schramm : Pekerjaan Skimmer di Kamboja Berbahaya. Warga Sulut Dihimbau Tidak Tergiur


Louis Schramm : Pekerjaan Skimmer di Kamboja Berbahaya. Warga Sulut Dihimbau Tidak Tergiur Perbesar

Foto : Louis Carlk Schramm, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut

MANADO,Sulutnews.com – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut Louis Carl Schramm. SH, MH menghimbau kepada warga Sulut agar tidak tergiur bekerja sebagai Scemer di Negara Kamboja karena pekerjaan tersebut sangat berbahaya, hal ini dikatakan Louis usai bertemu dengan Dirjen Perlindungan Pekerja Migran Kementrian BP2MI Rinardi, S.E., M.Sc. beberapa waktu lalu. Menurutnya dalam mengungkap jaringan sindikat yang merekrut pekerja Indonesia dengan iming-iming gaji tinggi, kini telah dilakukan upaya mitigasi agar tidak ada lagi korban berikutnya dimana sudah banyak bukti kasus yang menyebabkan pekerja migran di Kamboja asal Sulut disiksa hingga meninggal dunia.

“Harus ada langkah-langkah mitigasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah agar ada edukasi kepada masyarakat, jika pekerjaan skimmer itu tidak benar dan sangat membahayakan,” ungkap Louis Rabu (25/6/2025).

Juga dikatakan politisi yang sangat peduli dengan kepentingan masyarakat ini mengatakan, bukti jika pekerjaan skimmer itu sangat membahayakan telah ada banyak korban yang saat pergi bekerja tetapi setelah kembali sudah berada didalam peti mati.” Dengan banyaknya bukti yang sudah terjadi, bagaimana kita orang Sulut tidak bisa melihat jika pekerjaan itu tidak benar,”kata Louis

Terkait mitigasi bagi pekerja migran, pihaknya telah melakukan pertemuan bersama Dirjen Perlindungan dimana ada kesepakatan Kolaborasi antara Kementrian BP2MI dengan Pemerintah Daerah dalam menangani persoalan perlindungan pekerja migran, juga pengembangan sistim informasi untuk membantu mengelola data pekerja migran.” Upaya menangkap jaringan pelaku yang merekrut pekerja juga wajib dilakukan agar tidak ada lagi korban berikutnya,” tegas Louis sambil berharap agar masyarakat tidak lagi tergiur apa bila ada yang menawarkan pekerjaan sebagai skimmer di Kamboja karena itu sangat berbahaya.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,440 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Daya Tampung SMA dan SMK di Sulut 46.107 Siswa, Yang Mendaftar SPMB 2026 Baru 28.231 Hinga Senin 22 Juni

23 Juni 2026 - 14:53 WITA

Roger Mamesa : Pihut di Minahasa Gambaran Kecil Ketaatan Masyarakat Dalam Berdemokersi

23 Juni 2026 - 10:00 WITA

Kuota SPMB di Sulut Terjadi Ketimpangan DPRD Sulut Panggil Hearing Dinas Pendidikan Daerah

22 Juni 2026 - 22:10 WITA

Felly Estelita Runtuwene Sosialisasi BPJS Ketenaga Kerjaan kepada Masyarakat Kota Manado

22 Juni 2026 - 21:48 WITA

Dosen Unipar Stephen Simbolon Resmi Berstatus Advokat Usai Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Manado

22 Juni 2026 - 17:53 WITA

DPN Peradi Gelar Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Manado

22 Juni 2026 - 11:08 WITA

Trending di Manado