Rote Ndao,Sulutnews.com – Masyarakat adat Kecamatan Rote Selatan dengan penuh antusias menyambut Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dalam acara syukuran pelantikan yang berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Rote Selatan, Desa Daleholu, Senin (31/03/2025).
Pantauan media ini menunjukkan bahwa ribuan warga memadati lokasi acara untuk menyambut pemimpin baru mereka. Dengan tuturan adat yang disampaikan oleh para tokoh adat dan masyarakat, Bupati Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan tampak terharu atas penghormatan yang diberikan.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk memperkenalkan gagasan program unggulannya yang diberi nama **“Rote Ndao 10.000”**. Program ini bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Rote Ndao, terutama mereka yang mampu, untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan menyisihkan Rp 10.000 setiap bulan ke dalam rekening khusus yang disediakan oleh pemerintah daerah.
“Kita berkontribusi bersama membangun Rote Ndao lebih maju, jadi programnya saya sebut Rote Ndao Sepuluh Ribu,” ujar Paulus Henuk dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul dari program ini akan dipublikasikan secara transparan dan digunakan untuk berbagai kepentingan sosial, seperti penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, bantuan bagi janda dan fakir miskin, serta pengembangan fasilitas umum.
“Setiap bapak, mama yang mampu saya minta untuk menyisihkan Rp 10 ribu ke rekening yang kami buat. Setiap bulan, kami akan mempublikasikan penggunaannya. Jika setiap warga Rote Ndao yang mampu menyumbang Rp 10 ribu, maka jumlahnya akan sangat besar. Apalagi bagi orang-orang kaya, tentu mereka bisa menyumbang lebih,” jelasnya.
Lebih lanjut, Paulus Henuk menegaskan bahwa jika konsep ini berjalan dengan baik, maka keberhasilan bukan hanya milik pemerintah daerah, melainkan milik seluruh masyarakat Rote Ndao.
“Jika program ini berjalan, maka yang hebat bukanlah bupati, tetapi seluruh masyarakat Rote Ndao,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di mana pun orang Rote berada, mereka tetap memiliki kewajiban moral untuk berkontribusi dalam membangun tanah kelahiran mereka.
Acara syukuran ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan doa serta ramah tamah antara Bupati, Wakil Bupati, dan masyarakat yang hadir.
Reporter: Dance Henukh







