Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Minahasa · 20 Mar 2025 17:57 WITA ·

Reses Aleg DPRD Sulut : Petani Dikabupaten Minahasa Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Juga Pelayanan Kesehatan


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MINAHASA, Sulutnews.com – Meski Indonesia telah merdeka sudah 74 tahun, namun faktanya sampai hari ini masih ada warga yang belum merdeka. Seperti halnya yang di rasakan warga di Desa Kanonang Lima Kecamatan Kawangkoan Barat kabupaten Minahasa. Masyarakat yang mayoritas petani ternyata masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan Pupuk.

“Kami mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun entah mengapa, ketersediaan pupuk disini sangat sulit didapat oleh petani,” tanya warga pada pelaksanaan masa reses 1 tahun 2025 yang digelar Anggota DPRD Sulut Frangky Roger Mamesa. Selasa ( 18/3/2025).

Juga pada giat serap aspirasi kali ini warga juga mengharapkan ada perhatian Dinas Pertanian dengan menempatkan penyuluh pertanian untuk melakukan pendampingan kepada petani lewat penyuluhan dengan mensosialisasikan teknologi pertanian.” Petani juga butuh perkembangan teknologi dibidang pertanian sehingga perlu ada sosialisasi guna memberikan edukasi terkait pengetahuan soal pertanian,” tambah warga.

Selain itu warga juga mengeluhkan akses jalan Perkebunan, Pelayanan Kesehatan bagi pengguna BPJS khususnya masyarakat miskin yang tidak bisa membayar iuran dengan memberikan bantuan keringanan dengan cara ada pemutihan seperti.Kartu Indonesia Sehat dialihkan ke BPJS Mandiri dengan mendata langsung khusus bagi warga lansia, juga perbaikan jalan Provinsi dari Kawangkoan menuju Manado khusus untuk area rawan kecelakaan.

Dengan hasil jaring aspirasi yang disampaikan warga tersebut, Anggota DPRD Sulut Frangky Roger Mamesah mengatakan semua aspirasi yang sudah disampaikan akan disampaikan ke pemerintah tentu lewat kajian bersama pimpinan dan Anggota DPRD Sulut.” Aspirasi yang disampaikan sudah kami catat dan ini akan ditindaklanjuti lewat mekanisme yang berlaku, minimal Pemerintah provinsi dapat merealisasikan,” kata Roger singkat.(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,122 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal, Tetapkan Usul Prakarsa DPRD Terhadap Ranperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

21 Juli 2026 - 05:50 WITA

APBD Sulut Tahun 2027 Wajib Alokasikan Dana Untuk Program Kesehatan Masyarakat

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Banggar DPRD DKI Jakarta Kunjungi DPRD Sulut. Fransiscus Silangen : Strategis Untuk memperkuat sinergitas antarlembaga legislatif

18 Juli 2026 - 18:38 WITA

Trending di Manado