Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Boltim · 28 Feb 2023 11:14 WITA ·

Permintaan Masyarakat Pemda Boltim MoU Dengan Pihak BP2MI


Foto : Kadis Disnakertrans Boltim Rosni Mamonto Perbesar

Foto : Kadis Disnakertrans Boltim Rosni Mamonto

Boltim, Sulutnews.com – Adanya permintaan Masyarakat agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melakukan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sulawesi Utara terkait calon pekerja migran.

Hal tersebut, mendapat respon Kepala Dinas (Kadis) Disnakertrans Boltim, Rosni Mamonto,”Saya baru menjabat Kadis dan tentunya masih banyak hal perlu Saya pelajari salah satunya hal itu,”Kata Rosni kepada wartawan belum lama ini.

Lanjut dia, soal kerjasama atau MoU dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), agar ada calon pekerja migran dari Bolaang Mongondow Timur pihaknya juga perlu mempelajari poin – poin apa saja yang bakal dituangkan nanti.

“Terkait MoU itu kita akan pelajari dulu. Karena itu kan kewenangannya UPTD BP2MI Sulawesi Utara. Kalau Kami sifatnya koordinasi saja,”Jelas Rosni.

Sementara itu, salah satu ASN fungsional di Bidang Penlat Disnakertrans Boltim Novi menuturkan, setahu dia pada tahun 2021 saat masih Kadis lama Irwan Kiay Demak, lalu hal itu sudah pernah ada sosialisasi dari UPTD BP2MI masala itu.

“Waktu itu Kita ditawari untuk bekerjasama namun biaya Bimtek untuk calon pekerja migran dibebankan ke Daerah tapi Kita tak ada anggaran.”Ungkapnya.

“Mereka (UPTD BP2MI Sulut) juga sudah bertemu Pak Bupati Sachrul kala itu namun karena keterbatasan dana sehingga dilihat program mana yang menjadi skala prioritas sehingga tidak jadi,”Kuncinya. (*/Ayax)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Tegas, Kapolres Golfried Hasiholan Peringatkan Personel Gunakan Senpi Sesuai SOP

29 Juni 2026 - 17:48 WITA

Rahman Salehe Tunjukan Sikap Toleransi Percayakan Saudara Nonmuslim Ketua Panitia Kurban

28 Mei 2026 - 21:08 WITA

Kapolres Golfried Hasiholan Resmikan Rumah Dinas dan Rusun Hunian Nyaman Bagi Personil

12 Mei 2026 - 17:59 WITA

Mafia Tanah Mulai Cari Mangsa di Boltim, Modus Sertifikat Palsu

9 Mei 2026 - 20:49 WITA

Kepemimpinan Oskar – Argo Pemkab Boltim Raih Prestasi Gemilang Tingkat Nasional

16 April 2026 - 21:07 WITA

BSG Cabang Tutuyan Gelar Sosialisasi Transaksi Non Tunai Untuk Dana Kapitasi Puskesmas

15 April 2026 - 23:03 WITA

Trending di Boltim