Boltim, Sulutnews – Bank SulutGo (BSG) Cabang Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar penandatanganan perjanjian kerja sama sekaligus sosialisasi transaksi non tunai Kas Daerah Online BSG untuk dana kapitasi Puskesmas, bertempat di Cafe Yayayong Kotabunan pada Kamis 15 April 2026.
Kegiatan tersebut, menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi digital di sektor layanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan keuangan dana kapitasi pada seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Boltim.
Pada kesempatan itu Kepala Cabang BSG Tutuyan Faisal Ambarak, dalam sambutannya menegaskan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan keuangan Daerah, termasuk dana kapitasi yang selama ini menjadi salah satu sumber operasional layanan kesehatan di tingkat Puskesmas.
“Implementasi transaksi non tunai ini bukan hanya soal efisiensi, teapi juga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan,”Terang Faisal.
Melalui sistem Kasda Online BSG, lanjut Faisal,”Seluruh transaksi keuangan dapat dipantau secara real time, meminimalisir risiko kesalahan pencatatan, serta mempercepat proses administrasi keuangan di fasilitas kesehatan,”Jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Boltim dr. Minarni Manoppo, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai langkah ini sangat relevan dengan tuntutan zaman yang mengharuskan pelayanan publik berbasis teknologi.
Menurutnya, penggunaan sistem non tunai akan membantu meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih tertib dan profesional di lingkungan puskesmas.
“Ini Menjadi Bagian Dari Upaya Kami Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan kesehatan melalui sistem yang lebih modern dan terintegrasi,” katanya.
Selain penandatanganan kerja sama, tambah Kadis Dinkes Boltim, kegiatan ini juga diisi dengan sesi sosialisasi teknis terkait penggunaan Kasda Online BSG. Para peserta diberikan pemahaman mengenai mekanisme transaksi, sistem pelaporan, hingga pengamanan data keuangan.
“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan seluruh Puskesmas di Boltim dapat segera beradaptasi dengan sistem transaksi non tunai, sehingga pengelolaan dana kapitasi menjadi lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,”Kuncinya.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang BSG Tutuyan Faisal Ambarak, yang juga bertindak sebagai pimpinan kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Boltim dr. Minarni Manoppo, Wakil Pimpinan Cabang BSG Tutuyan, para Kepala Puskesmas beserta bendahara se-Boltim, serta Kepala Rumah Sakit dan Bendahara RS. Pratama Purworejo. (Ayla)







