Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kaur · 15 Mar 2025 14:11 WITA ·

Sorotan BumDes Maju Bersama Diduga Terbengkalai Ada Apa Belum Operasi


Sorotan BumDes Maju Bersama Diduga Terbengkalai Ada Apa Belum Operasi Perbesar

Kaur,Sulutnews.com – Bengkulu sulutnews.com – Badan Usaha Milik Desa (BumDes). BumDes Maju Bersama ini milik Desa Masriah Baru, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur. Diduga terbengkalai, belum oprasi dan membahayakan nyawa manusia jadi sorotan, jum’at 14/03/2025.

Hasil investigasi media ini. Dilokasi BumDes Maju Bersama sudah ditumbuhi rerumputan atau sudah menjadi semak belukar, pelapon sudah mulai rontok, tempat istirahat / kantornya / sejenis nya sudah mulai retak, bangunan nya sudah turun beberapa meter dan lain-lain nya.

Tapi mirisnya yang lebih membahayakan lagi. Kabel yang diduga tersambung langsung dari tiang listrik ke tempat BumDes Maju Bersama. Ujung kabelnya cuma di gulung dan diikatkan ke tiang BumDes Maju Bersama.

Tentunya ini jadi kewajiban kita saling mengingatkan dan selalu waspada, apakah kabel tersebut di aliri listrik atau tidak, jika ia dialiri listrik sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar.

Dimana kita sama-sama tahu BumDes Maju Bersama ini terletak pinggir jalan lintas, sesekali ada anak-anak nongkrong ataupun orang dari jauh, ntah itu berteduh saat hujan ataupun nongkrong-nongkrong biasa bercanda tawa.

Disisi lain masyarakat lewat memberikan tanggapan, sangat disayangkan sudah bertahun-tahun BumDes Maju Bersama ini terbengkalai, belum juga beroperasi ntah mengapa. Tentunya dalam membangun BumDes ini tidak sedikit dana yang dikeluarkan tembus ratusan juta rupiah. Harapan kami jadi perhatian serius Pemda Kaur dan A.PH Kaur. jelasnya.

Sementara itu. Beberapa hari lalu. Kepala Desa Masriah Baru saat hendak dikonfirmasi melalui telepon atau pesan Wahtsaap belum memberikan jawaban.

Ditempat terpisah aktivis mudah Kaur yang kesehariannya juga sebagai kontrol sosial memberikan tanggapan, kalau dilihat dari temuan media ini, tanggapan masyarakat dan belum ada tanggapan dari Kepala Desa Masriah Baru.

Tidak ada alasan seperti Inspektorat Kaur, A.PH Kaur dan BPK RI untuk tidak turun secara langsung ke lokasi kegiatan, guna memastikan kebenarannya, kuat dugaan kami kegiatan tersebut sangat berpotensi merugikan keuangan Negara Republik Indonesia tembus ratusan juta rupiah. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, ungkap (SR).

Sambungnya, sekali lagi kami tegaskan dan sangat berharap khususnya Desa Masriah Baru, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur. Kepada Inspektorat, A.PH dan BPK RI, secara serius dengan sekala prioritas, benar-benar mengaudit ulang dan turun langsung kelokasi, mengecek kebenarannya untuk Kaur berjaya, masyarakat sejahtera, pungkas (SR).

Sejak berita ini dipublis. Tanggapan Ketua BumDes Maju Bersama, Inspektorat Kabupaten Kaur, pihak terkait lain belum terkonfirmasi dan konfirmasinya terus diupayakan. (Tanto)

Artikel ini telah dibaca 1,434 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Trending di Aceh