Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 14 Sep 2024 17:14 WITA ·

Klarifikasi Terkait Foto Pj Kades Bo’a yang Viral Di Media Sosial


Klarifikasi Terkait Foto Pj Kades Bo’a yang Viral Di Media Sosial Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Sebuah foto yang memperlihatkan Pj Kepala Desa Bo’a, Stefanus Mbatu, tengah berpose dengan simbol empat jari bersama dua orang lainnya telah menimbulkan kontroversi di media sosial. Postingan tersebut, yang diunggah oleh akun Sandy Pelokila dalam grup “Anak Rote Anti Korupsi,” menampilkan Stefanus bersama Sekretaris Desa Bo’a dan seorang guru P3K SD Aduoen.

Dalam narasi postingan, pengunggah mempertanyakan netralitas Pj Kades Bo’a serta simbol empat jari yang diperlihatkan dalam foto tersebut. Netizen juga menuntut penjelasan dari Pj Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, serta pihak Bawaslu mengenai makna dari simbol tersebut.


Beberapa pihak menduga simbol itu berkaitan dengan pemerintahan kabupaten atau hal-hal lainnya yang memicu spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi isu ini, Stefanus Mbatu memberikan klarifikasi kepada media. Ia menjelaskan bahwa foto tersebut diambil dalam konteks kegiatan resmi yang diadakan di Hotel Neo Aston. “Kami sedang mengikuti kegiatan dan dibagi dalam lima kelompok oleh narasumber. Kebetulan, kelompok kami terdiri dari lima orang dan kami masuk ke kelompok empat. Jadi, simbol empat jari yang kami tunjukkan tidak bermaksud apa-apa, itu hanya penanda kelompok kami,” kata Stefanus.

Stefanus juga menegaskan bahwa terdapat lima orang dalam foto asli, bukan tiga seperti yang diposting di media sosial. “Sayangnya, yang memposting tidak memberikan informasi atau klarifikasi lebih dahulu sebelum menyebarkan foto tersebut,” tambahnya.

Masyarakat Rote Ndao diharapkan tidak terpancing oleh spekulasi yang beredar. Klarifikasi telah diberikan, dan Pj Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, diharapkan dapat merespons permintaan penjelasan publik terkait isu ini.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,592 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional