Rote Ndao,Sulutnews.com – Alfred Saudila, Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao periode 2019-2024, telah secara resmi mengungkapkan adanya dugaan penggelembungan suara yang terjadi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Rote Ndao. Saudila, yang juga seorang calon legislatif (caleg) dari daerah pemilihan 1, menegaskan bahwa tindakan penggelembungan ini tidak hanya merugikan partai-partai yang bersaing, tetapi juga merusak proses demokrasi secara keseluruhan.
Dalam pernyataannya yang disampaikan kepada media pada Jumat, 1 Maret 2024, di sela-sela kegiatan pleno tingkat Kabupaten Rote Ndao, Saudila mengecam tindakan penggelembungan suara ini sebagai kejahatan politik yang merugikan proses demokrasi dan partai-partai peserta pemilu.
Saudila yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPD Partai NasDem dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Kabupaten Rote Ndao menyatakan bahwa hal tersebut tidak dapat dibiarkan dan pihak yang terlibat dalam tindakan ini harus bertanggung jawab atas perbuatannya.
“Ada penggelembungan suara yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk menguntungkan seseorang atau orang lain dengan sengaja maka saya sebagai pimpinan DPRD sekaligus sebagai Wakil Ketua 1 DPD Partai NasDem dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Kabupaten Rote Ndao saya meminta kepada pihak-pihak yang berwajib untuk mendalami dan menelusuri apa yang menjadi isu dan sesuai dengan hasil pleno malam ini bahwa ternyata memang betul,” ujar Saudila.
Saudila juga meminta pihak yang berwenang untuk menyelidiki masalah ini dan menindak siapapun yang terlibat, terlepas dari jabatan atau posisi mereka, karena kejahatan politik ini merugikan partai pemilu di Kabupaten Rote Ndao.
Saudila menegaskan bahwa kasus ini harus diungkap dan ditangani sesuai dengan hukum yang berlaku, dan proses hukum jika ditemukan keterlibatannya.
“Tidak hanya menguntungkan pihak-pihak yang melakukan kejahatan politik ini tetapi juga merugikan partai-partai lain sehingga saya minta supaya siapapun pihak itu harus ditindak secara hukum karena ini sudah termasuk kejahatan pemilu kejahatan politik yang sangat luar biasa jadi saya meminta kepada pihak-pihak yang berwajib untuk menyelidiki masalah ini dan harus ditegakkan secara hukum, undang-undang pemilu harus ditegakkan,” tambahnya.
Hasil pleno malam ini ternyata betul terjadi penyelumbungan suara dari 1 calon tertentu yang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu kepada calon tertentu sehingga awalnya itu dari caleg tertentu itu suaranya dibawah ternyata pada hasil pleno tadi suara caleg yang sedikit itu ternyata suaranya di atas caleg yang awalnya jumlah suaranya diatas apalagi jujur saja saya tidak menyembunyikan kasus ini sekalipun ini terjadi di Partai NasDem, atas nama partai kita juga malu sehingga kita minta supaya selain kebenaran itu sudah berhasil ditemukan namun pihak-pihak yang melakukan ini harus ditindak secara hukum.
Harapan saya masalah ini harus di proses agar mereka ditahan karena hal ini merugikan calon-calon yang lain.
Saudila juga menyatakan bahwa meskipun kejahatan politik ini terjadi di dalam Partai NasDem, ia tidak akan menyembunyikan kasus ini dan akan mengungkapkan kebenaran apa pun hasilnya, serta akan menindak siapapun yang terlibat sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Ini bukan masalah politik atau partai, tetapi masalah kejahatan yang harus ditangani secara serius,” tandasnya.
Selain itu, Saudila juga meminta kepada semua pihak terkait untuk bersikap adil dan netral dalam penanganan kasus ini dan menjamin bahwa semua pihak yang terlibat, termasuk dari Partai NasDem, akan menerima proses hukum yang sesuai.
Kasus ini telah mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rote Ndao dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rote Ndao, yang berkomitmen untuk menyelidiki dan menindaklanjuti kasus ini secara adil dan transparan.
Kepala Bawaslu Kabupaten Rote Ndao, hingga berita ini turun belum berhasil dikonfirmasi, tetapi percakapan dengan anggota panwaslu yang engan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan pihak yang berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa proses pemilu yang adil dan demokratis dapat tetap terjaga di Kabupaten Rote Ndao.
Kasus ini juga mendapatkan respons dari pihak Partai NasDem, yang menyatakan bahwa mereka akan mendukung proses hukum yang berjalan dan menjamin bahwa partai tidak akan melindungi siapapun yang terlibat dalam tindakan tersebut.
Saudila juga menegaskan bahwa ia akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam penanganan kasus ini dan memastikan bahwa kebenaran akan terungkap, serta menuntut agar semua pihak yang terlibat bertanggung jawab atas perbuatannya.
“Ini bukan hanya masalah politik atau partai, tetapi ini tentang kebenaran dan keadilan yang harus dijaga.
Reporter : Dance henukh






