Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 21 Jan 2024 17:26 WITA ·

Skandal Hubungan Tak Pantas Antar Perangkat Desa di Desa Bolatena Terkuak


Skandal Hubungan Tak Pantas Antar Perangkat Desa di Desa Bolatena Terkuak Perbesar

Kabupaten Rote Ndao,Sulutnews.com – Sebuah skandal mencengangkan melibatkan dua orang perangkat desa yang juga menjabat sebagai penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Desa Bolatena, Kecamatan Landu Leko, terungkap pada Rabu (20/01/2024). Kedua sosok tersebut, adalah seorang laki-laki yang menjabat sebagai Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan berinisial “MM,” serta seorang perempuan berinisial yang sama, mengejutkan warga setempat.

Sesuai pantawan wartawan Sulutnews.com mengungkapkan bahwa ada postingan viral di Facebook yang menunjukkan kedua perangkat tersebut dalam pose berpelukan, bahkan tampak seperti saling mencium.

“Saya Kenal Pasti mereka kami satu desa, mereka adalah Perangkat desa dan juga PPS, mereka tinggal di Desa Sini, Perempuan di RT 6, RW 3, Dusun Ruwinalakan, dan Laki-laki di RT 4 RW 2 Dusun Karafao. Laki-laki sudah ada istri dan anak,” Sesuai pantawan wartawan Sulutnews.com

Sesuai postingan foto tersebut membuat gempar media sosial mereka adalah perangkat desa dan anggota PPS.

“Menurut pantawan wartawan Sulutnews.com Saya dengar pemerintah kecamatan sudah panggil mereka, ini sangat disayangkan pimpinan di Desa tunjukkan hal yang tidak bagus, merusak nama baik Desa Bolatena,” Cerita nya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa Pemerintah Kecamatan Landu Leko telah mengambil langkah untuk memanggil kedua oknum tersebut terkait skandal ini. Skandal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran terhadap integritas penyelenggara Pemilu di tingkat desa dan menciptakan dampak negatif terhadap citra Desa Bolatena.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang atau kedua perangkat terkait dugaan pelanggaran etika dan norma yang mungkin terjadi. Skandal ini patut dijadikan peringatan bagi seluruh penyelenggara Pemilu untuk menjaga etika dan moralitas dalam menjalankan tugas mereka demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi.

(Reporter: Dandry Ledoh)

Artikel ini telah dibaca 865 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional