Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 10 Des 2023 20:18 WITA ·

Kepala Desa Bebalain Dituduh Merobek Surat Undangan BLT dan Menyelewengkan Dana Desa, Ini jawabannya


Kursi patah Karena di tendang oleh Kepala Desa Bebalain Alfa Marteni Zakarias. FOTO, ILUSTRASI Perbesar

Kursi patah Karena di tendang oleh Kepala Desa Bebalain Alfa Marteni Zakarias. FOTO, ILUSTRASI

Rote Ndao,Sulutnews.com – Bebalain, 10 Desember 2023 – Kepala Desa Bebalain, Alfa Marteni Zakarias, berhadapan dengan pertanyaan media terkait klaim dari Cornelis Petrus yang menagih hutang sebesar 13 juta rupiah. Cornelis Petrus juga mengungkapkan bahwa Kepala Desa Bebalain pernah meminjam batu bata, batako, dan semen sebanyak 50 sak.

Menanggapi pertanyaan media, Kepala Desa Bebalain membantah tudingan tersebut. “Saya tidak pernah pinjam uang di siapapun. Saya tidak pernah pinjam semen dari siapapun, apalagi sampai 50 sak,” tegas Alfa Marteni Zakarias.

Insiden tersebut berawal dari Cornelis Petrus menagih hutang uang yang pernah dipinjamkan kepada Kepala Desa Bebalain selama 7 tahun. Akibatnya, kemarahan terjadi, dan Kepala Desa menendang kursi disamping Cornelis Petrus, menyebabkan kursi tersebut patah dan mengenainya.

Cornelis Petrus, sambil menangis, mengungkapkan kejadian itu kepada media. “Semua ini berawal dari hutang. Saya pergi menagih hutang uang milik saya, lalu Kepala Desa Tendang kursi disamping saya hingga kursi itu patah dan mengenai saya.”

Selain persoalan hutang, Kepala Desa Bebalain juga diisukan menyelewengkan Anggaran Dana Desa tahun 2021. Pekerjaan pembangunan satu buah embung di Desa Bebalain tidak dilanjutkan pada tahun 2021 karena dana desa diklaim telah digunakan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa.

Kepala Desa Bebalain menanggapi tuduhan ini dengan mengajukan pertanyaan. “Siapa yang mengadu ke media? Supaya bisa dipanggil ke kantor untuk memberikan keterangan dan sekaligus mendapatkan tanggapan dari para BPD dan tokoh masyarakat,” ujar Alfa Marteni Zakarias.

Keberlanjutan kasus ini akan menjadi sorotan masyarakat setempat dan menimbulkan pertanyaan tentang transparansi pengelolaan dana desa di Desa Bebalain.

Dance Henukh, Reporter

Artikel ini telah dibaca 639 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional