Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 10 Okt 2026 00:36 WITA ·

Warga Lutu Kecewa! Kapal Mencurigakan Diperiksa Polisi, Warga Pertanyakan Dugaan Hanya Minta Ikan


Warga Lutu Kecewa! Kapal Mencurigakan Diperiksa Polisi, Warga Pertanyakan Dugaan Hanya Minta Ikan Perbesar

Warga Sebut Ada Kompresor di Kapal, Kapolres Rote Ndao Diharapkan Turun Tangan

Reporter: Dance Henukh

ROTE NDAO, SULUTNEWS.COM — Warga Dusun Lutu, Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, mempertanyakan penanganan laporan mereka terkait kapal-kapal yang dicurigai melakukan penangkapan ikan menggunakan alat terlarang di perairan Laut Lutu.Warga mengaku kecewa setelah personel Polres Rote Ndao mendatangi kapal-kapal tersebut, tetapi menurut keterangan warga, tidak melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka justru mengklaim anggota meminta sejumlah ikan sebelum kembali ke darat.
“Kami berharap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional. Jangan sampai polisi datang, tetapi persoalan yang kami laporkan tidak diperiksa secara tuntas,” ungkap seorang warga.

Kecurigaan warga berawal dari aktivitas sejumlah kapal yang diduga menangkap ikan dan lobster menggunakan alat setrum, bahan kimia, serta peralatan yang mereka anggap mencurigakan.Merespons laporan tersebut, Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., disebut mengerahkan personel untuk mendatangi lokasi.Namun, warga mempertanyakan hasil pemeriksaan tersebut. Mereka mengaku melihat kompresor di atas salah satu kapal, tetapi menilai keberadaan peralatan itu belum ditindaklanjuti dengan pemeriksaan yang memadai.

WARGA MINTA PENJELASAN KAPOLRES

Warga meminta Kapolres Rote Ndao memberikan penjelasan mengenai tindakan personel di lapangan, termasuk apakah kapal telah diperiksa, apakah peralatan di dalamnya telah diidentifikasi, dan bagaimana hasil penanganan laporan masyarakat.

Mereka menegaskan, laporan tersebut bukan untuk menghakimi pemilik kapal, melainkan meminta aparat memastikan apakah aktivitas penangkapan ikan dilakukan sesuai ketentuan hukum.Keberadaan kompresor saja tidak otomatis membuktikan adanya pelanggaran. Namun, jika terdapat dugaan penggunaan alat atau bahan terlarang, warga berharap aparat melakukan pemeriksaan sesuai prosedur.

NELAYAN LOKAL BUTUH PERLINDUNGAN

Bagi nelayan Dusun Lutu, persoalan ini menyangkut keamanan wilayah tangkap dan keberlangsungan mata pencaharian mereka.
Warga berharap aparat tidak berhenti pada kedatangan di lokasi, tetapi juga memberikan kejelasan mengenai tindak lanjut laporan serta melakukan pengawasan apabila aktivitas kapal mencurigakan kembali ditemukan.

Anggota Polres Rote Ndao yang di temui media ini jum’at 9 Oktober 2026 di pantai dusun lutu menjelaskan hasil pemeriksaan kapal tersebut polisiw menyebut tidak ada alat-alat yang mencurigakan.” Tidak ada alat-alat yang mencurigakan mereka mempunyai dukumen,dan juga ikan banyak ikan,kami arahkan juragan dan beberapa Anak buah kapal (ABK) untuk jangan beraktivitas di perairan Laut dusun lutu lagi.”Kata anggota polisi polres Rote Ndao yang tak di sebutkan identitasnya

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Kadis Pendidikan NTT Geram: SAYA SEGERA PANGGIL KEPSEK! 80 HP Siswa Diambil Diam-Diam

9 Oktober 2026 - 17:29 WITA

80 HP Siswa Diambil Pihak Sekolah, Orang Tua Nekat Lapor Polisi Hari Senin Guru Pencurian HP Milik siswa-siswi

9 Oktober 2026 - 14:48 WITA

80 HP Siswa Diambil Paksa Oleh Pihak Sekolah, Orang Tua Datangi SMA Negeri 1 Kupang Barat, Disdik NTT Diminta Bertindak!

9 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Menempuh Jalan Konstitusional, Menjaga Martabat Republik

8 Oktober 2026 - 09:17 WITA

APBD Perubahan Rote Ndao Disahkan, Rp36,4 Miliar Tambahan Fiskal Jadi Sorotan

7 Oktober 2026 - 20:15 WITA

DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Perubahan APBD 2026 dalam Penutupan Sidang III

7 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Trending di Internasional