Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 9 Okt 2026 17:29 WITA ·

Kadis Pendidikan NTT Geram: SAYA SEGERA PANGGIL KEPSEK! 80 HP Siswa Diambil Diam-Diam


Kadis Pendidikan NTT Geram: SAYA SEGERA PANGGIL KEPSEK! 80 HP Siswa  Diambil Diam-Diam Perbesar

Kadis Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur. NTT. /Dukumen

Reporter: Dance Henukh

KUPANG BARAT, SULUTNEWS.COM — Polemik pengambilan 80 unit HP milik siswa SMA Negeri 1 Kupang Barat, Batakte, Kabupaten Kupang, memanas! Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menegaskan akan segera memanggil kepala sekolah untuk meminta pertanggungjawaban dan penjelasan.

“Saya segera panggil kepala sekolah untuk menjelaskan dasarnya apa, aturan mana yang mengatur pengambilan HP milik siswa-siswi secara diam-diam tanpa pemberitahuan,” tegas Ambrosius saat dikonfirmasi Sulutnews.com, Jumat (9/10/2026).

Tak hanya itu, sejumlah siswa mengaku terpukul karena HP yang diduga diambil tersebut masih dicicil oleh orang tua mereka.
“Orang tua kami masih membayar cicilan HP. Kami hanya mau belajar, tetapi HP kami diambil tanpa pemberitahuan,” ungkap sejumlah siswa dengan nada sedih.Para siswa juga mengaku suara mereka tidak didengarkan oleh pihak sekolah. Pengakuan ini menambah serius polemik yang kini menuntut penjelasan terbuka.

Kepala SMAN 1 Kupang Barat, Hendrikus Marthinus Buan, harus menjelaskan kepada publik: Apa dasar pengambilan 80 HP itu? Siapa yang memerintahkan? Apakah orang tua sudah diberitahu? Kapan seluruh HP dikembalikan?

Dinas Pendidikan Provinsi NTT didesak menindaklanjuti persoalan ini secara transparan, memeriksa kronologi, mendengar keterangan siswa dan orang tua, serta mengevaluasi pihak terkait jika ditemukan pelanggaran.Jangan sampai alasan disiplin justru memunculkan persoalan baru. Dunia pendidikan membutuhkan ketegasan, tetapi juga keterbukaan, prosedur yang jelas, dan penghormatan terhadap hak siswa.
Kini, publik menunggu jawaban kepala sekolah dan langkah nyata Kadis Pendidikan NTT. Pemanggilan sudah ditegaskan – lalu bagaimana hasil pemeriksaannya?

Artikel ini telah dibaca 170 kali

Baca Lainnya

Warga Lutu Kecewa! Kapal Mencurigakan Diperiksa Polisi, Warga Pertanyakan Dugaan Hanya Minta Ikan

10 Oktober 2026 - 00:36 WITA

80 HP Siswa Diambil Pihak Sekolah, Orang Tua Nekat Lapor Polisi Hari Senin Guru Pencurian HP Milik siswa-siswi

9 Oktober 2026 - 14:48 WITA

80 HP Siswa Diambil Paksa Oleh Pihak Sekolah, Orang Tua Datangi SMA Negeri 1 Kupang Barat, Disdik NTT Diminta Bertindak!

9 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Menempuh Jalan Konstitusional, Menjaga Martabat Republik

8 Oktober 2026 - 09:17 WITA

APBD Perubahan Rote Ndao Disahkan, Rp36,4 Miliar Tambahan Fiskal Jadi Sorotan

7 Oktober 2026 - 20:15 WITA

DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Perubahan APBD 2026 dalam Penutupan Sidang III

7 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Trending di Internasional