Manado, Sulutnews.com – Sebanyak 336 siswa yang telah lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Unsrat Manado lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tidak mendaftar kembali atau regristasi ulang di Unsrat hinga batas akhir pendaftaran kembali.
Hal tersebut dikatakan Wakil Rektor 1 Unsrat Manado Bidang Akademik Prof Ir Arthur Pinaria MP. Ph.D kepada Wartawan Sulutnews.com Kamis (25/6/26) lewat telepon di Manado. Sebelumnya diberitakan media masa data dari Kemendiktisaintek lewat penitia terungkap ada sekitar 60.000 siswa yang telah lulus masuk PTN di seluruh Indonesia tidak mendaftar kembali atau regristasi ulang.
Menurut Prof Arthur Pinaria 336 siswa yang tidak mendaftar kembali di Unsrat terdiri dari 112 siswa itu berasal dari 1147 siswa yang lulus SNBP , sementara yang mendaftar kembali 1.035.
Sedangkan 224 siswa yang tidak mendaftar kembali itu dari 2521 siswa yang lulus SNBT. Sedangkan yang mendaftar kembali 2297 siswa.
Menurut Prof Arthur Pinaria, penyebab tidak mendaftar kembali 336 siswa yang sudah lulus di Unsrat baik lewat jalur SNBP dan SNBT itu tidak diketahui.
Dalam bagian Prof Pinaria menambahkan daya tampung Unsrat Manado tahun ini sekitar 6.240 mahasiswa baru dan diterima lewat jalur SNBP, dan jalur SNBT serta jalur Mandiri atau Tumou Tou ( T2) yang proses pendaftaran masih berlangsung hinga Jumat (26/6/26). Untuk yang mendaftar T2 belum bisa diketahui jumlahnya. Nanti disaat penutupan pendaftaran.
Sesuai data Sulutnews.com Unsrat Manado salah satu PTN terbesar di Sulut saat ini ada 12 Fakultas antara lain.
1. Fakultas Kedokteran Gigi yang merupakan Fakultas baru.
2. Fakultas Kedokteran
3. Fakultas Pertanian
4. Fakultas Peternakan
5. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan( FPIK)
6. Fakultas Matematika dan Ilmu Pegetahuan Alam ( FMIPA)
7. Fakultas Teknik
8. Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB)
9. Fakultas Ilmu Budaya ( FIB)
10. Fakultas Kesehatan Masyarakat ( FKM)
11. Fakultas Hukum
12. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( FISIP).
Memprihatinkan
Sementara Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Pilar Bangsa Robby Wangko kepada wartawan Sulutnews.com Jumat (26/6/26) menyatakan prihatin dengan tidak mendaftar kembali siswa yang sudah lulus di PTN secara nasional termasuk didaerah Sulut.
Robby Wangko yang juga sangat peduli bidang pendidikan mengatakan terkait 336 siswa yang tidak mendaftar kembali di Unsrat Manado itu memprihatinkan juga.
Karena sudah lulus di PTN lewat jalur SNBP dan SNBT tetapi tidak memanfaatkan.
Ini sangat disayangkan karena peluang untuk menjadi sarjana terhenti padahal kedepan kita butuh sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas tahun 2045 atau 20 tahun kedepan.” Kita harus mencari tau apa penyebabnya tidak mendaftar kembali 336 siswa di PTN Unsrat” kata Wangko.
Menurut Wangko dugaan sementara bisa salah pilihan ketika masuk PTN atau tingginya uang kuliah tungal ( UKT) dibeberapa PTN sehinga yang ekonomi terbatas tidak mendaftar lagi dan faktor lain yakni masuk perguruan tinggi yang UKT rendah atau sedikit.

Foto – Ketus LSM Pilar Bangsa Robby Wangko
Masalah ini perlu diperhatikan Pemda Sulut apa bisa ada subsidi bagi siswa yang lanjut kuliah dan beasiswa kedepan terutama yang tidak mampu.
Karena 336 siswa yang tidak mendaftar lagi sudah lewat tidak bisa lagi mendaftar.. Padahal mereka itu siswa siswa cerdas karena sudah lulus SNBP dan SNBT.
” Tahun depan harus dipersiapkan agar tidak ada masalah lagi seperti saat ini” kata Wangko.
Saat ini dengan anak atau siswa yang orang tuanya bekerja sebagai Aparat Sipil Negara ( ASN) merasa berat untuk melanjutkan kuliah anak anak mereka karena situasi dan kondisi ekonomi. Memang ada Kartu Indonesia Pintar ( KIP) tapi itu yang keluarga miskin ekstrim. Sementara anak dari keluarga sebagai ASN tidak bisa padahal mereka sulit dan sudah dengan kondisi saat ini.” Solusi terbaik bantuan subsidi meski anak dari keluarga ASN” kata Robby Wangko. (Fanny)





