Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Entertainment · 8 Mei 2026 23:20 WITA ·

Yunus Panie Gelar Reses Perdana di Desa Lidor: Bawa Pelayanan Kesehatan, Bantuan Langsung, dan Tampung Aspirasi Warga


Yunus Panie Gelar Reses Perdana di Desa Lidor: Bawa Pelayanan Kesehatan, Bantuan Langsung, dan Tampung Aspirasi Warga Perbesar

Reporter ; Dance Henukh

Sulutnews.com – Rote Ndao, 8 Mei 2026 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi Partai Perindo, Yunus Panie, resmi melaksanakan kegiatan reses perdananya pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Yusuf Adu, Dusun Oeine, Desa Lidor, Kecamatan Loaholu, dan disambut dengan antusiasme tinggi serta kehangatan oleh masyarakat setempat. Kehadiran Yunus Panie tidak hanya menjadi wadah penampungan aspirasi, tetapi juga dibarengi dengan aksi nyata berupa pelayanan sosial dan bantuan langsung bagi warga.

Sebelum memasuki sesi penyampaian program dan diskusi, Yunus Panie terlebih dahulu memprioritaskan kesehatan warga. Ia menginisiasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang menderita berbagai penyakit, lengkap dengan pemberian obat-obatan yang dibutuhkan. Langkah ini menjadi bukti nyata perhatiannya terhadap kesejahteraan dasar warga, mengingat akses kesehatan adalah kebutuhan utama yang sering kali menjadi keluhan di wilayah pelosok. Tak hanya itu, dalam kegiatan reses ini, Yunus juga menyerahkan bantuan berupa empat unit meteran listrik secara cuma-cuma bagi warga Desa Lidor, Dusun Oeine, guna mendukung kebutuhan penerangan dan kenyamanan hidup warga.

Setelah rangkaian pelayanan sosial, sesi utama dimulai. Warga pun berbondong-bondong menyampaikan usulan, keluhan, dan harapan mereka terkait pembangunan, pelayanan publik, hingga kebijakan daerah. Berikut adalah rincian aspirasi penting yang disampaikan:

1. Mesak Henukh menyampaikan usulan mendesak terkait kebutuhan sarana pertanian dan perumahan. Ia memohon bantuan penyediaan traktor untuk pengolahan lahan pertanian, selang air guna mendukung sistem irigasi, serta perhatian pemerintah agar warga yang belum memiliki tempat tinggal layak dapat dibantu melalui program rumah layak huni.
2. Agustinus Samakani mengemukakan dua hal krusial. Pertama, ia meminta pembangunan atau perbaikan jaringan perpipaan dari Dinas Pertanian agar suplai air ke lahan pertanian berjalan lancar dan mendukung hasil panen warga. Kedua, ia menyampaikan keluhan keras terkait kualitas pembangunan jalan yang baru saja selesai dikerjakan. Menurutnya, hasil pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak, sehingga dikhawatirkan tidak awet, cepat rusak, dan tidak memberikan manfaat maksimal bagi pengguna.
3. Feny Muda mengusulkan perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap perbaikan dan pembangunan jalan penghubung dari Feama Fatunao hingga Mundek, Desa Lidor. Jalan tersebut dinilai sangat vital sebagai akses utama warga untuk beraktivitas, namun kondisinya memprihatinkan dan sulit dilalui, sehingga sangat menghambat mobilitas warga maupun pengangkutan hasil bumi. Oleh karena itu, ia meminta agar ruas jalan tersebut segera masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahun ini.

Mendengar seluruh masukan tersebut, Yunus Panie mencatat satu per satu dan berjanji akan memprioritaskan usulan yang bersifat mendesak dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Ia mengapresiasi keberanian dan keterbukaan warga dalam menyampaikan pendapat, karena hal itulah yang menjadi dasar utama kerja seorang wakil rakyat.

“Kehadiran saya di sini adalah bukti nyata Partai Perindo hadir dan peduli pada masyarakat. Segala aspirasi mulai dari kesehatan, infrastruktur, pertanian, hingga kebutuhan dasar akan saya bawa ke sidang dewan untuk diperjuangkan alokasi anggarannya. Saya pastikan suara warga Lidor akan terdengar dan diperjuangkan sampai terwujud,” tegas Yunus Panie di hadapan warga.

Kegiatan reses ini ditutup dengan suasana penuh harapan, di mana masyarakat Desa Lidor merasa didengar dan yakin bahwa pembangunan di wilayah mereka akan segera menjadi prioritas nyata pemerintah daerah.

Artikel ini telah dibaca 1,349 kali

Baca Lainnya

DIDUGA HILDA SIKONE KEPALA BRI CABANG ROTE NDAO ANCAM NASABAH YANG TERLAMBAT BAYAR ANGSURAN

23 Agustus 2026 - 11:25 WITA

Beni Mulik Yang Minta Media Tulis Tambah Resmi Ditahan, Penyidik Polres Rote Ndao Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan

21 Agustus 2026 - 20:18 WITA

21 Agustus 2026 - 19:52 WITA

Kasus Pembunuhan Di Rote Ndao Masuk Dalam Tahap Dua Tersangka Yusuf Adu Di Serahkan Ke Kejaksaan

20 Agustus 2026 - 16:37 WITA

MBG DIPERCEPAT DI NTT, MENKO PANGAN TURUN LANGSUNG KE SIKKA: “JANGAN DIKURANG-KURANGI MENUNYA!”

20 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Majelis taklim dan takwa Di Jakarta Tak Henti henti Mengirim Do’a Untuk Saudara saudara di Flores Nusa Tenggara Timur. NTT

20 Agustus 2026 - 09:45 WITA

Trending di Internasional