Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 13 Des 2025 23:33 WITA ·

Berulangkali Kasus Lempar Motor dan Penganiayaan di Dusun Aisele, Rote Barat Daya: Korban Anak Kecil Terancam Dibunuh Mati – Kepala Desa Oelasin Tersenyum


Berulangkali Kasus Lempar Motor dan Penganiayaan di Dusun Aisele, Rote Barat Daya: Korban Anak Kecil Terancam Dibunuh Mati – Kepala Desa Oelasin Tersenyum Perbesar

Kabupaten Rote Ndao,Sulutnews.com – Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 7.30 WIB – Kejadian mengerikan kembali melanda Dusun Aisele, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya (RBD). Lima orang korban, yaitu EH, FM, BH, DH, dan SH, yang baru pulang dari arah pantai Loku belakang Angkatan Laut Deranita dengan mengendarai motor, diserang oleh tiga pelaku laki-laki dan dua perempuan yang berada di deker dan atas motor.

Ketika melewati jalan umum di samping SD Oelasin, para pelaku langsung menyerang dengan melemparkan motor korban. Setelah motor berhenti, mereka menarik korban dari atas kendaraan, melakukan pemukulan, dan mencambak rambut korban. Yang paling mengkhawatirkan, salah satu pelaku bernama Arjun Ndun – yang dikatakan diarahkan oleh Geral Ndun – mengancam dengan kata-kata: “Kalau ada piso, beta tikam kasih mati (Awi AU Uni Dombe Na Au Mbau Isan Ena)” (Jika ada pisau, aku akan menusuk sampai mati).

Setelah itu, para pelaku teriak “Tangkap itu! Yang Arjun, pukul itu!” dan meminta untuk diambil parang serta kayu. Merasakan ancaman nyawa – terutama karena di antara korban ada anak kecil – orang tua korban langsung menghubungi Polsek RBD. Kapolsek segera mengirimkan anggota polisi ke tempat kejadian untuk menanggapi insiden.

Penting untuk dicatat bahwa ini bukan kejadian pertama. Kenakalan seperti melemparkan batu dan memukul korban sudah berulang kali terjadi di Dusun Aisele, tepat di tempat yang sama. Ada dugaan bahwa pemerintah Desa Oelasin, terutama Kepala Desa Oelasin, memupuk atau membiarkan kenakalan tersebut berlangsung. Bahkan, pernyataan Kepala Desa Oelasin terlihat seolah-olah mengizinkan kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku di dusun tersebut – bahkan tercatat dia tersenyum ketika membicarakan masalah ini.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih dalam proses pencarian para pelaku dan melakukan penangkapan Di tempat kejadian di dusun Aisele masyarakat berteriak meminta agar pelaku pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Masyarakat juga menginginkan penjelasan jelas dari pihak kepolisian pemerintah desa dan penindakan tegas agar keamanan di daerah tersebut terjaga, terutama untuk keselamatan anak-anak.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,146 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional