Kabupaten Rote Ndao,Sulutnews.com – Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 7.30 WIB – Kejadian mengerikan kembali melanda Dusun Aisele, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya (RBD). Lima orang korban, yaitu EH, FM, BH, DH, dan SH, yang baru pulang dari arah pantai Loku belakang Angkatan Laut Deranita dengan mengendarai motor, diserang oleh tiga pelaku laki-laki dan dua perempuan yang berada di deker dan atas motor.
Ketika melewati jalan umum di samping SD Oelasin, para pelaku langsung menyerang dengan melemparkan motor korban. Setelah motor berhenti, mereka menarik korban dari atas kendaraan, melakukan pemukulan, dan mencambak rambut korban. Yang paling mengkhawatirkan, salah satu pelaku bernama Arjun Ndun – yang dikatakan diarahkan oleh Geral Ndun – mengancam dengan kata-kata: “Kalau ada piso, beta tikam kasih mati (Awi AU Uni Dombe Na Au Mbau Isan Ena)” (Jika ada pisau, aku akan menusuk sampai mati).
Setelah itu, para pelaku teriak “Tangkap itu! Yang Arjun, pukul itu!” dan meminta untuk diambil parang serta kayu. Merasakan ancaman nyawa – terutama karena di antara korban ada anak kecil – orang tua korban langsung menghubungi Polsek RBD. Kapolsek segera mengirimkan anggota polisi ke tempat kejadian untuk menanggapi insiden.
Penting untuk dicatat bahwa ini bukan kejadian pertama. Kenakalan seperti melemparkan batu dan memukul korban sudah berulang kali terjadi di Dusun Aisele, tepat di tempat yang sama. Ada dugaan bahwa pemerintah Desa Oelasin, terutama Kepala Desa Oelasin, memupuk atau membiarkan kenakalan tersebut berlangsung. Bahkan, pernyataan Kepala Desa Oelasin terlihat seolah-olah mengizinkan kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku di dusun tersebut – bahkan tercatat dia tersenyum ketika membicarakan masalah ini.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih dalam proses pencarian para pelaku dan melakukan penangkapan Di tempat kejadian di dusun Aisele masyarakat berteriak meminta agar pelaku pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Masyarakat juga menginginkan penjelasan jelas dari pihak kepolisian pemerintah desa dan penindakan tegas agar keamanan di daerah tersebut terjaga, terutama untuk keselamatan anak-anak.
Reporter : Dance Henukh






