Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 10 Okt 2025 23:48 WITA ·

70 Orang Guru Sekolah Madrasah dan MTs di Sulut Hadiri Pelatihan Mengajar Kreatif Agar Siswa Iklas Belajar


70 Orang Guru Sekolah Madrasah dan MTs di Sulut Hadiri Pelatihan Mengajar Kreatif Agar Siswa Iklas Belajar Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Sebanyak 70 orang guru dari sekolah Madrasah dan MTs atau sekolah setingkat SMP dan SMA di Provinsi Sulawesi Utara menghadiri kegiatan pelatihan Guru Agama Islam dalam strategi mengajar kreatif dengan tujuan siswa iklas belajar, pada Jumat (10/10) dan berlangsung di Aula Serba Guna Kompleks Kantor Walikota di Jalan Balai Kota Nomor 1, Kecamatan Tikala, Kota Manado.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementrian Agama Profinsi Sulawesi Utara Hi Basrie saat membuka pelatihan mengatakan, tujuan kegiatan adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan guru agama bagaimana mengajar kreatif agar siswa iklas belajar.

Penanggung jawab kegiatan pelatihan Hj Sitty Maryam kepada media ini menjelaskan, bahwa peserta pelatihan sebanyak 70 orang guru dari sekolah Madrasah dan MTS yang menjadi binaan Kemeneg Sulut khusus gedung sekolahnya berada di Manado dan Bitung.

Para peserta mendapat materi pelajaran yang mana salah satu dari pembelajaran adalah tidak memaksa murid belajar, melainkan mengajak murid belajar secara kreatif.

“Kami memberi materi pelatihan agar guru dapat mengajar muridnya secara kreatif. Karena banyak hal muncul dari balik sekolah madrasah dan MTS, yang mana ada guru kita yang tak sengaja memaksa muridnya belajar. Kegiatan hari ini adalah untuk menjadikan pendidikan kita lebih bagus lagi,” kata Hj Sitty Maryam.

Dalam pelatihan sehari tersebut, kata Maryam, peserta mendapatkan praktek-praktek belajar kreatif disesuaikan dengan kurikulum cinta Mendikdas RI yang perlu dikembangkan secara bagus di Indonesia.

Ia beralasan. bahwa dalam hidup seorang tidak boleh berhenti belajar ataupun mencari ilmu, setiap orang apalagi guru harus belajar sampai tua, iklas belajar dan tidak dipaksa.

Apalagi diera teknologi digitalisasi seperti saat ini, perkembangan sudah sangat terasa dan maju. Seorang guru pria ataupun wanita yang muda ataupun tua harus terus bisa menambah wawasan, terutama dalam menggunakan digitalisasi.

“Kami memberi contoh bagaimana menggunakan digitalisasi dengan bagus. Seperti misalnya saat mendaftar, peserta yang akan mengikuti pelatihan harus bisa menggunakan barkot. Alhamdulilah, peserta semuanya melek teknologi. Mereka tidak mendaftar dengan menggunakan kertas dan bolpoin lagi,” tambah Hj Maryam yang juga merupakan pemerhati pendidikan dan dosen di Jakarta ini.

Pelatihan diadakan selama satu hari, meski demikian para peserta yang dihubungi media ini mengaku merasa lebih baik dan pintar. “Materi pelatihan menggunakan literasi bermain, sehingga belajar secara iklas langsung kita rasakan,” demikian kata Ibu Guru Riris salah satu peserta pelatihan. (Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 964 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Andrei Angouw Lantik 25 Pejabat Eselon III Dan IV Di Lingkungan Pemkot Manado

23 Juli 2026 - 13:36 WITA

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Trending di Health